HARDIYANTI, : DEVI (2025) PEMBERIAN PERMEN JAHE UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI TPMB TRINI, S.Tr. Keb., Bd., SKM LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1 LEMBAR SAMPUL DEVI.pdf
Download (586kB)
2 ABSTRAK DEVI.pdf
Download (237kB)
3 KATA PENGANTAR DEVI_compressed.pdf
Download (360kB)
4 DAFTAR ISI DEVI.pdf
Download (296kB)
BAB I DEVI.pdf
Download (303kB)
BAB II DEVI.pdf
Download (626kB)
BAB III DEVI.pdf
Download (296kB)
BAB IV DEVI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (590kB)
BAB V DEVI.pdf
Download (279kB)
BAB VI DEVI.pdf
Download (181kB)
DAFTAR PUSTAKA DEVI.pdf
Download (312kB)
LAMPIRAN DEVI_compressed.pdf
Download (371kB)
Abstract
RINGKASAN
Mual dan muntah (emesis gravidarum) merupakan gejala yang wajar dan sering dialami pada kehamilan trimester 1. Mual muntah terjadi 60-80% primigravida, dan 40-60% pada multigravida. Mual dan muntah kehamilan biasanya dimulai pada usia kehamilan 9-10 minggu dengan puncak keluhan pada 11-13 minggu. Dalam 1-10% dari kehamilan, gejala dapat berlanjut setelah 20-22 minggu. (Sumiati et al., 2023) Mengonsumsi permen jahe adalah salah satu cara non-farmakologi untuk mengurangi frekuensi mual muntah.
Tujuan asuhan studi kasus ini adalah menerapkan metode non-farmakologi yaitu dengan menggunakan permen jahe untuk mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I, Dalam kesempatan kali ini telah ditemukan studi kasus dengan mual muntah sedang terhadap Ny. A di TPMB Trini, S.Tr. Keb., Bd., SKM Lampung Selatan.
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan berpedoman pada 7 langkah varney, tehnik yang digunakan adalah wawancara, observasi langsung, pemeriksaan fisik, rekam medik (buku KIA), lembar observasi pengukuran mual muntah menggunakan kuesioner INVR didokumentasikan menggunakan SOAP.
Hasilnya setelah dilakukan asuhan kebidanan kehamilan pada ibu hamil mual muntah sedang dengan Pemberian permen jahe selama 4 hari berturut-turut dikonsumsi pada pagi dan sore hari setelah makan dapat mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum. Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan kuesioner Rhodes INVR, terjadi penurunan skor dari 14 (emesis gravidarum sedang) menjadi 5 (emesis gravidarum ringan). Oleh karena itu, asuhan kebidanan ini dapat diterapkan oleh bidan kepada ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum sebagai upaya penurunan frekuensi mual muntah pada trimester I melalui konseling di TPMB Trini, S.Tr Keb., Bd., SKM.
Kata Kunci : Kehamilan, Mual Muntah, Permen Jahe
Daftar Bacaan : 20 (2020 – 2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 06:28 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 06:28 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8926 |
