SHALIHAT, FAHMA ABNA (2025) PENERAPAN PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON UNTUK MENGATASI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I TERHADAP NY. H G2P1A0 DI PMB ANI ROHAYANI LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SMAPUL.pdf
Download (37kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (13kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (574kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (12kB)
5. BAB I.pdf
Download (96kB)
6. BAB II.pdf
Download (184kB)
7. BAB III.pdf
Download (138kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
9. BAB V.pdf
Download (91kB)
10. BAB VI.pdf
Download (9kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (153kB)
12. LAMPIRAN_compressed (16).pdf
Download (452kB)
Abstract
RINGKASAN
Emesis gravidarum atau mual muntah disebabkan oleh karena meningkatnya kadar hormon estrogen dan human chorionic gonadotropin (HCG). Dalam serum perubahan fisiologik kenaikan hormon ini belum jelas mungkin karena sistem syaraf pusat atas pengosongan lambung yang berkurang. Berdasarkan data di PMB Ani Rohayani didapatkan data dari bulan Januari sampai bulan Februari tahun 2025 tercatat bahwa jumlah ibu hamil trimester 1 yang melakukan kunjungan 28 ibu hamil yang mengalami mual muntah.
Tujuan dari studi kasus ini untuk melakukan asuhan pada ibu hamil dengan penerapan pemberian aromaterapi lemon untuk mengatasi emesis gravidarum terhadap Ny. H untuk melakukan pemberian aromaterapi lemon untuk mengatasi emesis gravidarum.
Metode Pemberian aromaterapi lemon secara konsisten selama kunjungan menghasilkan penurunan frekuensi mual dan muntah pada Ny. H. Subjek melaporkan merasa lebih tenang, nyaman, dan mampu beraktivitas seperti biasa setelah intervensi aromaterapi. Studi kasus dilakukan terhadap Ny. H, G2P1A0, usia kehamilan 8 minggu, yang mengalami emesis gravidarum. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi asuhan kebidanan metode SOAP dan 7 langkah Varney. Evaluasi dilakukan berdasarkan pengurangan frekuensi mual dan muntah menggunakan instrumen PUQE.
Hasil asuhan yang diberikan selama 7 hari berturut-turut setiap pagi, mual muntah padaNy. H mengalami kesembuhan. Aromaterapi lemon efektif sebagai terapi non-farmakologis dalam mengatasi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Aromaterapi ini dapat menjadi pilihan intervensi yang aman dan mudah diterapkan oleh bidan dalam praktik pelayanan kebidanan. Penulis mengharapkan setelah dilaksanakan studi kasus ini mendapatkan ilmu pengetahuan baru mengenai emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 serta dapat diterapkan dan dilakukan terutama padaibu hamil trimester 1.
Kata Kunci : Emesis gravidarum, Aromaterapi Lemon, Ibu Hamil
Daftar bacaan : 30 (2012-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 07:43 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 07:43 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8980 |
