SARI, ADINDAVO PERMATA (2025) GAMBARAN PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER INFORMASI OBAT OLEH IBU DI KECAMATAN KOTABUMI KABUPATEN LAMPUNG UTARA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL ADINDAVO.pdf
Download (126kB)
ABSTRAK ADINDAVO.pdf
Download (262kB)
KATA PENGANTAR ADINDAVO.pdf
Download (841kB)
BAB I ADINDAVO.pdf
Download (283kB)
BAB II ADINDAVO.pdf
Download (941kB)
BAB III ADINDAVO.pdf
Download (403kB)
BAB IV ADINDAVO.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (559kB)
BAB V ADINDAVO.pdf
Download (197kB)
DAFTAR PUSTAKA ADINDAVO.pdf
Download (220kB)
LAMPIRAN ADINDAVO_compressed.pdf
Download (930kB)
Abstract
ABSTRAK
Penggunaan internet sebagai media pencarian informasi obat semakin meningkat selama pandemi Covid-19. Padahal penggunaan internet sebagai media pencarian informasi obat tidak selamanya memberikan dampak yang positif karena tidak seluruh informasi yang diperoleh melalui internet itu benar dan diperlukan data yang valid. Oleh karena itu, masyarakat harus pandai memilih antara informasi terpercaya dan tidak terpercaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemanfaatan internet sebagai sumber informasi obat oleh ibu di Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan metode quota sampling dengan pengambilan data primer yang dilakukan dengan wawancara kepada responden menggunakan alat ukur lembar kuesioner.
Hasil penelitian menunjukkan, usia responden yang paling banyak adalah berusia 36-45 (36%), pendidikan responden yang paling banyak yaitu SMA (56%), pekerjaan responden yang paling banyak adalah tidak bekerja (69%), dan seluruh responden memiliki fasilitas internet (100%). Jenis media sosial, mesin pencari, dan website yang paling banyak digunakan adalah google (71.9%). Alasan menggunakan media sosial, mesin pencari, dan website yang paling banyak dipilih adalah praktis (67%). Gejala atau penyakit yang diatasi responden yang paling banyak dipilih adalah demam (26%). Jenis obat yang dicari responden yang paling banyak dipilih adalah obat sintetis (100%). Nama obat yang dipilih setelah muncul pilihan yang paling banyak dipilih adalah lacto-b (16%). Golongan obat berdasarkan logo yang paling banyak dipilih adalah bebas terbatas (56%). Golongan obat berdasarkan generik dan non-generik yang paling banyak dipilih adalah non-generik (77%). Komponen informasi yang paling utama dibaca yang paling banyak dipilih adalah indikasi (64%). Sikap responden setelah mendapat informasi yang paling banyak dipilih adalah langsung membeli sesuai informasi di internet (85%). Tempat pembelian obat oleh responden yang paling banyak dipilih adalah apotek offline (90%). Tindakan responden sebelum membeli obat yang paling banyak dipilih adalah tidak meminta saran dan langsung membeli obat sesuai informasi di internet (75%).
Kata Kunci : Kotabumi, internet, mesin pencari, website, sumber informasi obat
Daftar Bacaan : 28 (2003-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 06:29 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 06:29 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8934 |
