SARI, MAYANG (2025) PENGARUH PERMAINAN MONTESSORI TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK MULIA KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL MAYANG.pdf
Download (108kB)
ABSTRAK MAYANG.pdf
Download (164kB)
KATA PENGANTAR MAYANG.pdf
Download (603kB)
DAFTAR ISI MAYANG.pdf
Download (135kB)
BAB I MAYANG.pdf
Download (151kB)
BAB II MAYANG.pdf
Download (276kB)
BAB III MAYANG.pdf
Download (186kB)
BAB IV MAYANG.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (229kB)
BAB V MAYANG.pdf
Download (125kB)
DAFTAR PUSTAKA MAYANG.pdf
Download (147kB)
LAMPIRAN MAYANG_compressed.pdf
Download (365kB)
Abstract
ABSTRAK
Masa balita merupakan tahap penting dalam perkembangan anak. Namun, masih banyak anak yang mengalami gangguan perkembangan. Di Indonesia, angka gangguan perkembangan anak masih tinggi. Di Provinsi Lampung, Kabupaten Pesawaran termasuk wilayah dengan cakupan tumbuh kembang rendah, dan di TK Mulia tercatat 2,5% anak mengalami keterlambatan perkembangan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan Montessori terhadap perkembangan anak usia 4–5 tahun di TK Mulia, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental jenis one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh populasi anak usia 4–5 tahun di TK Mulia yang berjumlah 25 anak. Pengumpulan data menggunakan instrument KPSP. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata rata pretest sebelum diberikan permaianan Montessori adalah 6,92, sedangkan nilai rata rata postest setelah diberikan permainan Montessori adalah 8,16. Terjadi perubahan kategori perkembangan dari "penyimpangan" menjadi "meragukan" yang ke arah sesuai perkembangan.
Simpulan ada pengaruh permaianan Montessori terhadap perkembangan anak usia 4-5 tahun di TK Mulia dengan nilai p value 0,000. Disarankan agar TK Mulia lebih sering menerapkan metode Montessori sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran, dengan pelaksanaan minimal satu kali dalam seminggu serta evaluasi setiap dua minggu sekali untuk menilai efektivitas metode yang digunakan. Kegiatan dapat dilakukan di dalam kelas maupun di area bermain yang aman dan nyaman, dengan guru sebagai pembimbing. Metode ini juga sebaiknya diintegrasikan dengan pendekatan lain yang relevan guna mencapai hasil yang lebih optimal dalam mendukung perkembangan anak.
Kata Kunci : Montessori, Perkembangan Anak, Stimulasi, Anak Usia Dini.
Daftar Bacaan : 16 (2018-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 03:01 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 03:01 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9023 |
