i Natasya, Annisa Putr (2025) HUBUNGAN EDUKAIS PIJAT PERINEUM DALAM MENGURANGI RUPTUR PERINEUM SAAT PERSALINAN DI PMB MARLINA TURNIP,SST.,M.KES BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (145kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (104kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (384kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (96kB)
5. BAB I.pdf
Download (114kB)
6. BAB II.pdf
Download (223kB)
7. BAB III.pdf
Download (113kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (124kB)
9. BABA V.pdf
Download (123kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (89kB)
11. LAMPIRAN_compressed (14).pdf
Download (386kB)
Abstract
ABSTRAK
Ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi umum yang terjadi selama proses persalinan, terutama pada ibu primigravida. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri berkepanjangan, infeksi, bahkan perdarahan postpartum. Salah satu intervensi preventif yang dinilai efektif dalam menurunkan risiko ini adalah pijat perineum. Edukasi mengenai pijat perineum bertujuan untuk meningkatkan elastisitas jaringan perineum sehingga mampu mengurangi kemungkinan terjadinya ruptur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara edukasi pijat perineum dengan kejadian ruptur perineum saat persalinan di PMB Marlina Turnip, SST., M.Kes Bandar Lampung tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 36 ibu bersalin yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kasus (tidak diberikan edukasi pijat perineum) dan kelompok kontrol (diberikan edukasi pijat perineum), masing-masing sebanyak 18 responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh ibu pada kelompok yang tidak menerima edukasi mengalami ruptur perineum (100%), sedangkan pada kelompok yang diberikan edukasi tidak ada yang mengalami ruptur. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara edukasi pijat perineum dengan kejadian ruptur perineum (p-value = 0,003; OR = 13,00; CI 95%: 2,592–
65,204).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa edukasi mengenai pijat perineum terbukti secara signifikan dapat menurunkan risiko ruptur perineum saat persalinan. Oleh karena itu, intervensi ini sebaiknya dimasukkan dalam program edukasi rutin selama antenatal care sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam pelayanan kebidanan
Kata Kunci : Edukasi, Pijat Perineum, Ruptur Perineum. Daftar Bacaan : 28 (2013-2022)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 03:01 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 03:01 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9021 |
