MUHARANI, ALVINA (2025) HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENURUNAN RISIKO INFEKSI SALURAN PENCERNAAN PADA BBLR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEKAMPUNG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (211kB)
ABSTRAK.pdf
Download (406kB)
KATA PENGANTAR_compressed - 2026-02-18T092647.665.pdf
Download (437kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (201kB)
BAB I.pdf
Download (312kB)
BAB II.pdf
Download (368kB)
BAB III.pdf
Download (440kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
BAB V.pdf
Download (183kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (404kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-02-18T095013.942.pdf
Download (373kB)
Abstract
RINGKASAN
Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) memiliki sistem kekebalan tubuh dan pencernaan yang belum sempurna, sehingga lebih rentan terhadap infeksi saluran pencernaan seperti diare. Bayi yang lahir dengan berat badan lahir rendah lebih rentan mengalami diare sebagai tanda adanya gangguan pada sistem pencernaan atau penyerapan nutrisi. Pemberian ASI eksklusif diketahui mampu memberikan perlindungan terhadap infeksi melalui kandungan antibodi, enzim, dan zat antimikroba. ASI menyediakan nutrisi yang ideal untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi, yang bertugas membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga membuat mereka lebih tahan terhadap infeksi dan penyakit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif terhadap penurunan risiko infeksi saluran pencernaan pada BBLR di wilayah kerja Puskesmas Sekampung, Kabupaten Lampung Timur. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 35 ibu yang memiliki bayi usia 6–18 bulan dengan riwayat BBLR, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan data sekunder dari rekam medis, lalu dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% bayi yang diberikan ASI eksklusif tidak mengalami diare, sedangkan 80% bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif mengalami diare. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan penurunan risiko infeksi saluran pencernaan pada BBLR (p-value = 0,000).
Kesimpulannya, pemberian ASI eksklusif berperan penting dalam menurunkan risiko infeksi saluran pencernaan pada BBLR. Intervensi edukatif dan promosi ASI eksklusif perlu ditingkatkan khususnya pada kelompok bayi risiko tinggi.
Kata kunci: ASI eksklusif, diare, infeksi saluran pencernaan, BBLR.
Daftar bacaan: 22 (2015 - 2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 02:59 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 02:59 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9018 |
