SAYHAQIQI, CINTANI (2025) PENGARUH STIMULASI PERMAINAN SENSORY PATH UNTUK MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR PADA AN.N USIA 50 BULAN DI PMB NANI WIJAWATI, S.ST LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1 HALAMAN SAMPUL CINTANI.pdf
Download (37kB)
2 ABSTRAK CINTANI.pdf
Download (71kB)
3 KATA PENGATAR CINTANI.pdf
Download (420kB)
4 DAFTAR ISI CINTANI.pdf
Download (14kB)
BAB I CINTANI.pdf
Download (85kB)
BAB II CINTANI.pdf
Download (255kB)
BAB III CINTANI.pdf
Download (87kB)
BAB IV CINTANI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (170kB)
BAB V CINTANI.pdf
Download (13kB)
BAB VI CINTANI.pdf
Download (9kB)
DAFTAR PUSTAKA CINTANI.pdf
Download (144kB)
LAMPIRAN CINTANI_compressed.pdf
Download (298kB)
Abstract
RINGKASAN
Stimulasi permainan sensory path merupakan salah satu bentuk permainan edukatif yang sering di gunakan untuk mendukung perkembangan keterampilan motorik kasar pada anak. Keterampilan motorik kasar melibatkan seluruh tubuh, terutama bagian otot-otot besar dan memerlukan koordinasi antara kaki, otot inti dan keseimbangan. Permainan sensory path adalah suatu kegiatan yang dilakukan berulang-ulang dan menimbulkan kesenangan atau kepuasan bagi diri anak. Perkembangan motorik kasar anak dapat berkembang dengan baik apabila terus menerus diasah dan distimulasi dengan media sensory path, sehingga memicu minat dan kesenangan anak.
Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan pada anak usia 50 bulan dalam rangka menstimulasi perkembangan media sensory path. Studi ini dilakukan terhadap An.N di PMB Nani Wijawati, S.ST
Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan 7 langkah varney dan didokumentasikan dalam format SOAP. Subjek dalam asuhan ini adalah An.N. Objek asuhan adalah pemberian stimulasi permainan sensory path untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta penggunaan buku KIA.
Hasil yang diperoleh setelah dilakukan stimulasi permainan sensory path selama 6 kali pertemuan menunjukan adanya peningkatan kemampuan motorik kasar pada An.N. Perkembangan motorik anak meningkat dari bintang satu (Kategori Belum Berkembang) menjadi bintang empat (Berkembang Sesuai Harapan), dan didapatkan nilai KPSP anak juga meningkat dari skor 7 (Kategori Meragukan) menjadi skor 9 (Kategori Sesuai Usia). Kesimpulannya bahwa stimulasi permainan sensory path terbukti dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia 50 bulan, oleh karena itu disarankan agar stimulasi seperti ini dilakukan secara rutin dan terstruktur.
Kata Kunci : Permainan sensory path, motorik kasar
Daftar bacaan : 26 (2016-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 02:54 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 02:54 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9005 |
