RAHMAWATI, MELLY (2025) PENERAPAN BUBUR KACANG HIJAU DAN TELUR TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DENGAN GIZI KURANG PADA AN. Z DI TPMB SUSIATI S.Tr. Keb. KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1 HALAMAN SAMPUL MELLY.pdf
Download (434kB)
2 ABSTRAK MELLY.pdf
Download (600kB)
3 KATA PENGANTAR MELLY_compressed.pdf
Download (213kB)
4 DAFTAR ISI MELLY.pdf
Download (511kB)
BAB I MELLY.pdf
Download (413kB)
BAB II MELLY.pdf
Download (954kB)
BAB III MELLY.pdf
Download (420kB)
BAB IV MELLY.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (469kB)
BAB V MELLY.pdf
Download (410kB)
BAB VI MELLY.pdf
Download (405kB)
DAFTAR PUSTAKA MELLY.pdf
Download (506kB)
LAMPIRAN MELLY_compressed.pdf
Download (303kB)
Abstract
RINGKASAN
Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang optimal merupakan salah satu upaya penting dalam pencegahan stunting. Survei Status Gizi Indonesia Tahun 2022, prevalensi menunjukkan penurunan yang signifikan dari 21,3% pada tahun 2021 menjadi 10,4% pada tahun 2022. Target selanjutnya pemerintah adalah zero stunting. Prevalensi stunting di provinsi Lampung mengalami penurunan di tahun 2019 sebesar 27,28%. Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2020 merupakan kabupaten ketiga tertinggi kejadian stunting di Provinsi Lampung yaitu 30,4% (Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, 2021).
Tujuan studi kasus ini adalah untuk melaksanakan asuhan kebidanan terhadap balita kurang gizi dengan memberikan pengetahuan tentang melakukan penerapan MP-ASI lokal untuk meningkatkan berat badan anak usia 1 tahun terhadap An. Z di TPMB Susiati, S.Tr.Keb.
Metode yang digunakan dalam pengumpulan data ini adalah menggunakan format pengkajian asuhan kebidanan pada balita, lembar informed consent, jadwal kegiataan dengan pendekatan kebidanan varney dan di dokumentasikan dengan bentuk SOAP. Asuhan dilaksanakan dengan kunjungan 8 kali mulai tanggal 14 Juni
-22 Juni 2025
Hasil studi kasus setelah dilakukan asuhan pemberian bubur kacang hijau dan telur didapat hasil kenaikan berat badan pada An. Z sebesar 300 gram dari yang semula 7200 gram menjadi 7500 gram. Oleh karena hal tersebut, penulis menyarankan kepada tenaga kesehatan untuk menerapkan pemberian bubur kacang hijau dan telur guna menaikkan berat badan balita dengan gizi kurang.
Kata kunci : Balita, Gizi Kurang Daftar bacaan : 26 (2017-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 07:54 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 07:54 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8985 |
