AYU, RESTI (2025) HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 1 BELALAU LAMPUNG BARAT TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL RESTI .pdf
Download (38kB)
ABSTRAK RESTI .pdf
Download (12kB)
KATA PENGANTAR RESTI.pdf
Download (507kB)
DAFTAR ISI .pdf
Download (391kB)
BAB I RESTI.pdf
Download (139kB)
BAB II.pdf
Download (294kB)
BAB III .pdf
Download (148kB)
BAB IV .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
BAB V .pdf
Download (9kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (128kB)
LAMPIRAN _compressed (10).pdf
Download (357kB)
Abstract
ABSTRAK
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang serius, khususnya di kalangan remaja putri. Remaja putri rentan mengalami anemia karena kehilangan zat besi saat menstruasi. Pola menstruasi, yang meliputi siklus dan lama menstruasi, diduga berkontribusi terhadap kejadian anemia apabila berlangsung tidak normal
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola menstruasi (siklus dan lama menstruasi) dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Belalau Lampung Barat.
Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi 125 Jumlah sampel sebanyak 96 orang remaja putri kelas X yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin menggunakan alat easy-touch GCHB . Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian Sebagian besar responden yang mengalami anemia sebanyak 38 (39,6%) dan yang tidak anemia sebanyak 58 (60.4 %) dan memiliki siklus mentruasi yang tidak normal sebanyak 36 (37,5%) dan yang normal sebanyak 60 (60,2%),dan lama menstruasi yang beresiko sebanyak 37 (38,5%) dan yang tidak beresiko sebanyak 59 (61,5%) dari 96 responden. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara siklus menstruasi dengan kejadian anemia (p-value = 0,000; OR = 121,000) serta terdapat hubungan yang signifikan antara lama menstruasi dengan kejadian anemia (p-value = 0,000; OR = 56,533).
Dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pola menstruasi (siklus dan lama menstruasi) dengan kejadian anemia pada remaja putri. Edukasi mengenai pola menstruasi sehat dan pencegahan anemia melalui gizi seimbang dan suplementasi zat besi sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja putri. Disarankan agar pihak sekolah dan puksesmas memperkuat program edukasi Kesehatan reproduksi dan pembagian tablet Fesecara berkala sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini.
Kata Kunci: Anemia,Siklus Menstruasi ,Lama Menstruasi, Remaja Putri
Daftar Bacaan : 23 (2015-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 08:08 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 08:08 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8962 |
