WANDIRA, NISA AYU (2025) PENERAPAN METODE YOGA UNTUK MELANCARKAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS TERHADAP NY. A DI TPMB NANI WIJAWATI, S.ST LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (18kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (90kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (668kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (23kB)
5. BAB I.pdf
Download (101kB)
6. BAB II.pdf
Download (315kB)
7. BAB III.pdf
Download (132kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
9. BAB V.pdf
Download (89kB)
10. BAB VI.pdf
Download (116kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (87kB)
12. LAMPIRAN_compressed (5).pdf
Download (377kB)
Abstract
RINGKASAN
Produksi ASI yang sedikit dapat berdampak pada kecemasan ibu, Data dari World Health Organization (WHO, 2025) menunjukkan Cakupan ASI ekslusif Indonesia pada 2022 tercatat hanya 67,96%, turun dari 69,7% dari 2021 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (2024), cakupan ASI eksklusif nasional pada tahun 2023 mencapai 76,2%, masih di bawah target global sebesar 80%. Sedangkan pada tahun 2022 beberapa daerah, seperti lampung Selatan memiliki Persentase bayi < 6 bulan mendapat ASI eksklusif sebesar 76,5% atau 17.345 bayi (Kesehatan 2022)
Produksi ASI yang tidak lancar merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh ibu pada masa nifas. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode yoga dalam memperlancar pengeluaran ASI pada ibu nifas minggu ke-3. Subjek dalam asuhan adalah Ny. A, P1A0, usia 30 tahun, yang mengalami produksi ASI tidak optimal dan dilakukan intervensi berupa yoga menyusui selama 7 hari berturut-turut di TPMB Nani Wijawati, S.ST, Kabupaten Lampung Selatan.
Metode yang digunakan dalam laporan tugas akhir ini adalah studi kasus dengan pendekatan 7 langkah Varney. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan langsung yang didokumentasikan dalam format SOAP. Intervensi yoga dilakukan sejak tanggal 11 Juni – 17 Juni 2025 dengan tujuan membantu memperlancar pengeluaran ASI melalui relaksasi, pernapasan dalam, dan gerakan-gerakan yang menstimulasi hormon oksitosin.
Hasil asuhan menunjukkan bahwa setelah intervensi yoga dilakukan selama tiga hari, terjadi peningkatan produksi ASI secara bertahap. Pada hari ke-7, ASI dapat keluar lancar dari kedua payudara dan bayi tampak lebih tenang. Penulis menyimpulkan bahwa metode yoga dapat menjadi salah satu pendekatan non- farmakologis yang efektif untuk memperlancar pengeluaran ASI pada ibu nifas.
Kata kunci : Yoga, Produksi ASI, Ibu nifas Daftar Bacaan : 19 (2020–2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 06:27 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 06:27 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8924 |
