PUTRI, DEBY ADISYA (2025) PEMBERIAN MINUMAN AIR JAHE UNTUK MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM TERHADAP IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PMB SITI ROHMA PERBASYA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (257kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (343kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (896kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (242kB)
5. BAB I.pdf
Download (234kB)
6. BAB II.pdf
Download (413kB)
7. BAB III.pdf
Download (188kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (302kB)
9. BAB V.pdf
Download (171kB)
10. BAB VI.pdf
Download (230kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (233kB)
12. LAMPIRAN_compressed (3).pdf
Download (570kB)
Abstract
ABSTRAK
Latar belakang dari penelitian ini adalah tingginya angka kejadian emesis gravidarum (mual dan muntah) pada ibu hamil trimester 1 yang dapat mengganggu kualitas hidup dan kesehatan ibu hamil. Salah satu alternatif penanganan non-farmakologis yang aman dan mudah dijangkau adalah penggunaan jahe. Emesis gravidarum atau mual muntah pada kehamilan merupakan keluhan umum yang dialami oleh ibu hamil, terutama pada trimester pertama. Gejala ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan memengaruhi status kesehatan ibu hamil jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu pengobatan non-farmakologis yang banyak digunakan karena efektivitas dan keamanannya adalah jahe (Zingiber officinale), yang diketahui memiliki efek antiemetik alami.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian minuman jahe dalam mengurangi gejala emesis gravidarum pada ibu hamil trimester pertama. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus pada Ny. M, usia 24 tahun, yang mengalami mual dan muntah selama kehamilan trimester pertama. Asuhan kebidanan diberikan menggunakan pendekatan manajemen 7 langkah Varney dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Intervensi dilakukan dengan pemberian minuman jahe sebanyak dua kali sehari selama lima hari berturut-turut. Evaluasi dilakukan setiap hari untuk mengetahui perubahan frekuensi dan intensitas mual muntah.
Metode yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan menggunakan 7 langkah Varney dan didokumentasikan dengan format SOAP. Subjek studi kasus adalah Ny. M, usia 24 tahun, G1P0A0 pada kehamilan trimester pertama, yang menjalani asuhan di PMB Bdn. Siti Rohma Perbasya.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada frekuensi mual muntah setelah pemberian minuman jahe. Berdasarkan hasil ini dapat disimpulkan bahwa pemberian minuman jahe efektif dalam mengurangi gejala emesis gravidarum dan dapat menjadi salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang direkomendasikan bagi ibu hamil trimester pertama. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi tambahan bagi tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam memberikan asuhan kebidanan yang komprehensif dan berbasis bukti.
Kata kunci: Emesis gravidarum, jahe, ibu hamil
Daftar bacaan: 45 (2020–2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 06:26 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 06:26 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8920 |
