STIANI, BELLA (2025) PENERAPAN PEMBERIAN SUSU KEDELAI UNTUK MEMPERBANYAK AIR SUSU IBU PADA IBU PRIMIPARA TERHADAP NY. M DI PMB RISTIANA, LAMPUNG SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1 HALAMAN SAMPUL BELLA.pdf
Download (150kB)
2 ABSTRAK BELLA.pdf
Download (207kB)
3 KATA PENGANTAR BELLA.pdf
Download (319kB)
4 DAFTAR ISI BELLA.pdf
Download (179kB)
BAB I BELLA.pdf
Download (140kB)
BAB II BELLA.pdf
Download (355kB)
BAB III BELLA.pdf
Download (220kB)
BAB IV BELLA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
BAB V BELLA.pdf
Download (122kB)
BAB VI BELLA.pdf
Download (123kB)
DAFTAR PUSTAKA BELLA.pdf
Download (124kB)
LAMPIRAN BELLA_compressed.pdf
Download (356kB)
Abstract
RINGKASAN
Air Susu Ibu (ASI) memiliki peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan bayi, sehingga penting bagi ibu untuk memahami pentingnya memberikan ASI eksklusif. Menurutdata Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS,2021). hanya terdapat 52,5% atau hanya setengah dari 2,3 juta bayi berusia kurang dari enam bulan yang mendapat ASI ekslusif di Indonesia, atau menurun 12% dari angka di tahun 2019. Berdasarkan data Laporan Bulanan di PMB Ristiana, Lampung Selatan diketahui bahwa dari 6 ibu nifas primipara terdapat 2 orang (33,3%) yang mengalami produksi ASI sedikit dan belum mengetahui bagaimana cara meningkatkan produksi ASI.
Susu kedelai kaya akan kandungan gizi dan berbagai manfaat untuk kesehatan. Salah satu potensi luar biasa dari susu kedelai adalah kemampuannya dalam merangsang produksi hormon oksitoksin dan prolaktin (Ida 2021).
Tujuan diberikan asuhan pada ibu nifas ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai Untuk Memperbanyak Air Susu Ibu Pada Ibu Primipara yang dilakukan pada Ny. M ibu nifas hari ke-10, asuhan ini dilakukan selama 7 hari di minum 2 kali sehari pada pagi dan sore hari.
Metode asuhan yang digunakan adalah 7 langkah varney dan di dokumentasi dengan menggunakan metode SOAP. Pemberian susu kedelai untuk kelancaran produksi ASI dilakukan selama 7 hari, dengan subjek laporan kasus yaitu pada ibu nifas terhadap Ny. M di PMB Ristiana, Lampung Selatan yang mengalami masalah pada produksi ASI.
Setelah asuhan diberikan menunjukkan bahwa pemberian susu kedelai selama 7 hari yaitu produksi ASI menjadi lebih banyak, frekuensi buang air kecil dan buang air besar meningkat serta berat badan bayi bertambah 200 gram. Disimpulkan bahwa pemberian susu kedelai terhadap Ny. M efektif untuk memperbanyak produksi ASI. Diharapkan kepada bidan tetap memperhatikan kualitas pelayanan tentang kebutuhan ibu nifas dan menerapkan pemberian susu kedelai karena susu kedelai dapat membantu masalah produksi ASI.
Kata Kunci : Nifas, Produksi ASI, Susu Kedelai Daftar Bacaan : 19 (2019-2023)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:47 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 07:47 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8779 |
