NINGSIH, SETIYA (2025) PENERAPAN PEMBERIAN JUS LABU SIAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL DENGAN HIPERTENSI DI PMB SITI ROHMA LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1 LEMBAR SAMPUL SETIYANINGSIH.pdf
Download (174kB)
2 ABSTRAK SETIYANINGSIH.pdf
Download (148kB)
3 KATA PENGANTAR SETIYANINGSIH_compressed.pdf
Download (167kB)
4 DAFTAR ISI SETIYANINGSIH.pdf
Download (208kB)
BAB I SETIYANINGSIH.pdf
Download (196kB)
BAB II SETIYANINGSIH.pdf
Download (324kB)
BAB III SETIYANINGSIH.pdf
Download (214kB)
BAB IV SETIYANINGSIH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
BAB V SETIYANINGSIH.pdf
Download (218kB)
BAB VI SETIYANINGSIH.pdf
Download (148kB)
DAFTAR PUSTAKA SETIYANINGSIH.pdf
Download (205kB)
LAMPIRAN SETIYANINGSIH_compressed.pdf
Download (402kB)
Abstract
RINGKASAN
Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab utama mordibitas dan mortalitas pada ibu, janin dan perinatal di indonesia. Risiko pada ibu antara lain solusio plasenta, strok, kegagalan organ (hati, ginjal), dan koagulasi vaskular diseminata. Sedangkan risiko terhadap janin antara lain dapat berupa retardası pertumbuhan intrauterine, kelahiran premature, dan kematian intrauterine. Hipertensi dalam kehamilan dapat dibagi berdasarkan Hipertensi kronik, Preeklamsi, Eklamsi, Hipertensi kronik dengan superimposed preeklamsi, dan Hipertensi gestasional.
Hipertensi gestasional (disebut juga transiet hypertension) adalah hipertensi yang timbul setelah 20 minggu pada kehamilan tanpa disertai proteinuria dan hipertensi menghilang setelah 3 bulan pascapersalinan atau kehamilan dengan tanda-tanda preeklamsia tetapi tanpa proteinuria. Angka kejadiannya sebesar 6%. Sebagian wanita (>25%) berkembang menjadi pre-eklampsia diagnosis hipertensi gestasional. Tujuan asuhan ini yaitu dapat memberikan penatalaksanaan pemberian jus labu siam kepada Ibu S G1P0A0 dengan hipertensi di PMB Siti Rohma, Lampung selatan..
Metode yang dilakukan dalam pengumpulan data studi kasus ini adalah dengan 7 langkah varney dan pendokumentasian dengan metode SOAP. Teknik pengumpulan data yaitu jenis data primer dan sekunder. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar kuisioner, lembar observasi tekanan darah, dan SOP pemberian jus labu siam. Penerapan pemberian jus labu siam diberikan sebanyak 200cc/hari selama 7 hari.
Hasil asuhan didapatkan sesudah mengkonsumsi terjadi penurunaan tekanan darah ibu hamil, yaitu diawal kunjungan tekanan darah Ibu S 140/90 mmHg menjadi 120/80 mmHg. Simpulan bahwa, pemberian Jus Labu Siam dapat menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi. Atas dasar tersebut penulis menyarankan pada tenaga kesehatan khususnya bidan untuk melakukan penerapan pemberian jus labu siam pada ibu hamil dengan hipertensi.
Kata Kunci : Jus Labu Siam, Tekanan Darah, Ibu Hamil.
Daftar Bacaan : 25 (2022-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:44 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 07:44 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8765 |
