PERBANDINGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 KELOMPOK PROLANIS DAN BUKAN PROLANIS DI PUSKESMAS SEMULI RAYA LAMPUNG UTARA

SALWAKILA, NIDIRA (2025) PERBANDINGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 KELOMPOK PROLANIS DAN BUKAN PROLANIS DI PUSKESMAS SEMULI RAYA LAMPUNG UTARA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of ABSTRAK .pdf] Text
ABSTRAK .pdf

Download (220kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR.pdf] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (869kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (202kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (275kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (523kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (264kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (182kB)

Abstract

ABSTRAK

Diabetes melitus merupakan suatu sindrom klinis kelainan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah dalam tubuh manusia atau biasa disebut dengan kondisi hiperglikemia. Diabetes mempengaruhi 537 juta orang di seluruh dunia, antara usia 20 hingga 79 tahun. Menurut idf (2021), angka ini diproyeksikan mencapai 643 juta pada tahun 2030 dan 783 juta pada tahun 2045. Tujuan penelitian ini untuk mngetahui perbandingan kadar glukosa darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe 2 kelompok prolanis dan bukan kelompok prolanis di Puskesmas Semuli Raya Lampung Utara. Metode: Desain analitik dengan rancangan penelitian observasi atau pengamatan serta pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Analisa data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, Independent sample t-test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar glukosa darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe 2 kelompok prolanis adalah 182,17 mg/dL dengan kadar glukosa darah sewaktu tertinggi 269 mg/dL dan yang terendah 106 mg/dL. Rata-rata kadar glukosa darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe 2 kelompok bukan prolanis adalah 355,57 mg/dL dengan kadar glukosa darah sewaktu tertinggi 528 mg/dL dan yang terendah 203 mg/dL. Hal ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kadar glukosa darah sewaktu pada penderita diabetes melitus tipe 2 kelompok prolanis dan bukan prolanis di wilayah kerja Puskesmas Semuli Raya dengan nilai p-value 0,000 (p < 0,05).

Kata Kunci : Glukosa Darah Sewaktu, Diabetes Melitus Tipe 2
Prolanis, Bukan Prolanis
Daftar Bacaan : 15 (2015-2023)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 23 Jan 2026 08:09
Last Modified: 23 Jan 2026 08:09
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8384

Actions (login required)

View Item
View Item