HUBUNGAN PEMBERIAN MPASI TERHADAP STATUS GIZI BALITA USIA 6 – 24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GADINGREJO

PUTRI, SESILIA IKA (2025) HUBUNGAN PEMBERIAN MPASI TERHADAP STATUS GIZI BALITA USIA 6 – 24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GADINGREJO. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.

[thumbnail of LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (144kB)
[thumbnail of ABSTRAK.pdf] Text
ABSTRAK.pdf

Download (334kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR.pdf] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (983kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI.pdf] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (142kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (766kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (278kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (428kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of LAMPIRAN_compressed (11).pdf] Text
LAMPIRAN_compressed (11).pdf

Download (525kB)

Abstract

RINGKASAN
Status gizi pada balita merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kesehatan dan tumbuh kembang anak. Ketidaktepatan waktu pemberian MPASI dan frekuensi pemberian MPASI adalah salah satu faktor pemicu rendahnya status gizi balita. Berdasarkan data dari Puskesmas Gadingrejo pada tahun 2023 masih terdapat kasus balita dengan berat badan kurang sebanyak 159 balita, kasus balita dengan gizi kurang sebanyak 66 balita, dan kasus balita dengan gizi buruk sebanyak 5 balita dan berdasarkan presurvey ditemukan masih terdapat ibu balita yang tidak memberikan MPASI dengan tepat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian MPASI terhadap status gizi balita usia 6–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gadingrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional dan menggunakan teknik total sampling yaitu 112 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dengan distribusi frekuensi dan bivarian dengan uji statistik Chi-Square
Hasil penelitian menunjukan sebagian besar ibu sudah memberikan waktu pemberian MPASI yang sesuai usia sebanyak 89 balita (79,5%) menunjukan status gizi baik dan frekuensi pemberian MPASI yang sesuai sebanyak 89 balita (79,5%) menunjukan status gizi baik. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan nilai (p = 0,000) (p<0,05).
Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara waktu pemberian MPASI dan frekuensi pemberian MPASI terhadap status gizi balita. Oleh karena itu, saran bagi tenaga kesehatan juga para kader untuk memberikan konseling tambahan tentang pemberian MPASI yang sesuai anjuran guna mendukung status gizi yang baik sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak optimal.

Kata kunci : MP-ASI, status gizi, balita Daftar bacaan : 43 (2016-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: ruang baca Keperawatan
Date Deposited: 20 Feb 2026 03:06
Last Modified: 20 Feb 2026 03:06
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9044

Actions (login required)

View Item
View Item