MAULANI, LIA (2025) GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANALGESIK PADA SWAMEDIKASI NYERI DI MASYARAKAT DESA SIRNA GALIH KECAMATAN ULUBELU KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (181kB)
ABSTRAK.pdf
Download (354kB)
KATA PENGANTAR_compressed - 2026-02-11T084925.629.pdf
Download (564kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (222kB)
BAB 1.pdf
Download (290kB)
BAB 2.pdf
Download (907kB)
BAB 3.pdf
Download (575kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (670kB)
BAB 5.pdf
Download (154kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-02-11T085253.108.pdf
Download (920kB)
Abstract
ABSTRAK
Swamedikasi ialah upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk mengatasi keluhan atau gejala dari suatu penyakit secara mandiri tanpa bantuan dari dokter dan tanpa diagnosis dokter. Nyeri merupakan suatu gejala yang menunjukkan adanya gangguan di tubuh seperti peradangan, infeksi dan kejang otot. Semua penghilang nyeri bekerja dengan mengacaukan proses transmisi nyeri. Meskipun terdapat berbagai jenis yang berbeda, penghilang nyeri atau analgesik biasanya menghilangkan nyeri dengan mempengaruhi sistem saraf pusat dan mengurangi peradangan.
Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui Gambaran Penggunaan Obat Analgesik pada Swamedikasi Nyeri di Masyarakat Desa Sirna Galih Kecamatan Ulubelu Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif, yang mana penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang penggunaan obat analgesik pada swamedikasi nyeri di masyarakat Desa Sirna Galih. Hasil data disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase karakteristik 100 responden berjenis kelamin perempuan 58 responden (58,0%), usia 26-45 tahun 52 responden (52,0%), bekerja 50 responden (50,0%), alasan melakukan swamedikasi yaitu biaya lebih murah 51 responden (51,0%), obat analgesik yang digunakan yaitu paracetamol 20 responden (20,0%), tingkat kesesuaian antara atauran pakai responden dengan kemasan yaitu sesuai 76 responden (76,0%) dengan persentase kesesuaiannya (75,0%), golongan obat bebas 47 responden (47,0%), kandungan zat aktif analgesik paracetamol 82 responden (82,0%), tempat mendapatkan obat yaitu apotek 41 responden (41,0%), sumber informasi obat analgesik yaitu tenaga kesehatan 46 responden (46,0%), tindak lanjut pengobatan tertinggi yaitu ke klinik 36 responden (36,0%).
Kata kunci : Swamedikasi, nyeri, analgesik, di Desa Sirna Galih
Daftar bacaan : 55 (1990-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 06:26 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 06:26 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8917 |
