GAMBARAN PENGETAHUAN SWAMEDIKASI FLU DAN BATUK PADA ANAK DI KELURAHAN LANGKAPURA BARU KECAMATAN LANGKAPURA TAHUN 2025

ARIFIYENI, RATU SHOFIA (2025) GAMBARAN PENGETAHUAN SWAMEDIKASI FLU DAN BATUK PADA ANAK DI KELURAHAN LANGKAPURA BARU KECAMATAN LANGKAPURA TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of SAMPUL_RATU.pdf] Text
SAMPUL_RATU.pdf

Download (204kB)
[thumbnail of ABSTRAK_RATU.pdf] Text
ABSTRAK_RATU.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR_RATU.pdf] Text
KATA PENGANTAR_RATU.pdf

Download (738kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI_RATU.pdf] Text
DAFTAR ISI_RATU.pdf

Download (392kB)
[thumbnail of BAB I_RATU.pdf] Text
BAB I_RATU.pdf

Download (314kB)
[thumbnail of BAB II RATU.pdf] Text
BAB II RATU.pdf

Download (816kB)
[thumbnail of BAB III_RATU.pdf] Text
BAB III_RATU.pdf

Download (481kB)
[thumbnail of BAB IV_RATU.pdf] Text
BAB IV_RATU.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (642kB)
[thumbnail of BAB V_RATU.pdf] Text
BAB V_RATU.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA_RATU.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA_RATU.pdf

Download (420kB)
[thumbnail of LAMPIRAN_RATU_compressed.pdf] Text
LAMPIRAN_RATU_compressed.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK

Swamedikasi merupakan salah satu bentuk upaya pengobatan mandiri yang umum dilakukan masyarakat untuk menangani gejala penyakit ringan, termasuk flu dan batuk. Masyarakat Indonesia lebih dari 80% melakukan swamedikasi termasuk di Provinsi Lampung. Meskipun swamedikasi dinilai praktis dan ekonomis, praktik ini berpotensi menimbulkan risiko apabila tidak didasari dengan pengetahuan yang memadai, terutama jika dilakukan pada anak-anak yang memiliki kondisi tubuh lebih rentan. Berdasarkan survei awal di Kelurahan Langkapura Baru, ditemukan bahwa 8 dari 20 anak mengalami flu dan batuk yang berdampak pada penurunan berat badan dan potensi hambatan pertumbuhan. Banyak ibu melakukan swamedikasi dengan membeli obat langsung di apotek tanpa konsultasi dengan tenaga kesehatan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data melalui wawancara kepada 100 responden orang tua yang memiliki anak usia 0-18 tahun. Sampel dipilih menggunakan metode acidental sampling dengan perhitungan jumlah sampel menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan baik tentang definisi flu dan batuk (96%), gejala flu dan batuk (94%), penatalaksanaan non farmakoterapi (100%), dan aturan pakai obat (83%). Namun, pengetahuan responden tentang penatalaksanaan farmakoterapi flu dan batuk masih kurang (86%). Obat flu dan batuk yang paling sering digunakan adalah Hufagrip Flu dan Batuk (21%). Tempat mendapatkan obat paling banyak didapatkan responden di Apotek (94%). Sumber informasi paling banyak responden mendapatkan dari tenaga kesehatan (55%).

Kata Kunci :Anak, batuk, flu, pengetahuan, swamedikasi

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 11 Feb 2026 01:31
Last Modified: 11 Feb 2026 01:31
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8911

Actions (login required)

View Item
View Item