SITORUS, LEDISMAWATI ULI ARTA (2025) GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT DIARE PADA PASIEN ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT BINTANG AMIN BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (126kB)
ABSTRAK.pdf
Download (243kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (730kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (183kB)
BAB I.pdf
Download (179kB)
BAB II.pdf
Download (420kB)
BAB III.pdf
Download (281kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
BAB V.pdf
Download (181kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (202kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-02-09T112331.692.pdf
Download (621kB)
Abstract
ABSTRAK
Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia dan negara berkembang lainnya, karena tingkat kematian dan kesakitan nya tinggi. Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh daerah geografis baik di negara maju maupun negara berkembang. Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting karena penyakit ini menjadi penyebab kematian ketiga pada anak di berbagai negara termasuk Indonesia diperkirakan lebih dari 1,3 miliar serangan dan 3,2 juta kematian per tahun pada balita yang disebabkan oleh diare. Diare dibagi menjadi dua, yaitu diare akut dan kronik. Diare akut adalah bentuk diare yang umum dan berlangsung kurang dari dua minggu. Infeksi bakteri, parasit, maupun virus merupakan penyebab utama diare akut. Pasien diare akut sering mengeluh perut kembung, malaise, nyeri lambung, serta gejala lain seperti turun berat badan, anoreksia, dan lemah otot. Diare yang menyebabkan kekurangan cairan akan menyebabkan pasien merasa haus, lidah kering, tulang pipi menonjol, tugor kulit menurun, hipotensi, takikardi, dan suara menjadi serak. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel yang dibutuhkan yaitu 100 sampel rekam medik pasien anak dengan diare di instalasi rawat inap tahun 2023.
Hasil penelitian 100 rekam medis pasien, yang paling banyak menderita diare adalah pasien laki-laki dengan persentase 53%. Dan untuk kelompok usia yang paling banyak mengalami diare adalah kelompok usia 3-6 tahun dengan persentase 33%. Untuk berat badan dan tinggi pasien yang paling banyak dikelompok 4-9 kg dengan persentase 29% dan tinggi badan 73-92cm sebanyak 25%. Jenis obat yang paling banyak digunakan adalah zink dengan persentase 37.9% dan untuk golongan obat diare yang paling banyak digunakan adalah golongan elektrolit sebanyak 46.7%. Aturan pakai penggunaan obat diare yang paling banyak adalah obat zink dengan aturan pakai 1 kali sehari sebanyak 37.93%. Jumlah item obat yang paling banyak diresepkan adalah 3 jenis item obat dengan persentase 43%.
Kata Kunci : Penggunaan obat diare, Rawat Inap, Anak
Daftar Bacaan : 38 (2007-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 08:19 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 08:19 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8859 |
