AJAHRA, ALYA (2025) PENGARUH AROMATERAPI JAHE TERHADAP NY.S HAMIL TRIMESTER 1 DENGAN EMESIS GRAVIDARUM DI PMB SITI RUSMIATI,S.ST.,Bdn LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (185kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (111kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (813kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (233kB)
5. BAB I.pdf
Download (228kB)
6. BAB II.pdf
Download (375kB)
7. BAB III.pdf
Download (307kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (492kB)
9. BAB V.pdf
Download (185kB)
10. BAB VI.pdf
Download (158kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (227kB)
12. LAMPIRAN_compressed (20).pdf
Download (290kB)
Abstract
RINGKASAN
Emesis gravidarum atau morning sickness adalah kondisi mual dan muntah yang terjadi selama kehamilan. Gejala ini sering terjadi pada trimester pertama kehamilan. Emesis Gravidarum dapat menimbulkan ketidaknyamanan yang signifikan. Emesis Gravidarum, yang biasanya ditandai dengan mual dan muntah, adalah gejala yang umum dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Di Indonesia, sekitar 10% wanita hamil mengalami emesis gravidarum. Untuk mengatasinya, dapat digunakan metode farmakologis dan non-farmakologis. Namun, beberapa ibu hamil merasa khawatir akan efek teratogenik yang mungkin ditimbulkan oleh penggunaan metode farmakologis. Proses menggunakan aromaterapi jahe melalui inhalasi dengan Air Diffuser yang dilakukan dengan durasi 30 menit setiap kali ibu merasa mual dan ingin muntah, yang dilakukan selama 7 hari.
Tujuan dari melakukan asuhan adalah untuk membantu mengurangi emesis gravidarum dengan metode non-farmakologis, yaitu aromaterapi jahe melalui inhalasi menggunakan air diffuser.
Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan metode ilnhalasil non-Farmakologil Aromaterapil Jahe. Data yang diambil merupakan data primer dan sekunder yang diperoleh dari hasil observasi dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Pengukuran mual dan muntah dilakukan menggunakan Pregnancy-Unique Quantification Of Emesis/Nausea (PUQE).
Setelah dilakukan pengkajian data subjektif dan objektif Ny. S dalam keadaan sehat dan perkembangan sesuai usia kehamilan. Hasil nya adalah Ny. S mengalami Emesis Gravidarum dan diatasi dengan menggunakan terapi non- farmakologi yailtu Pemberilan Aromaterapil jahe yang dillakukan selama 7 haril yang dillakukan 2 kalil seharil selama 30 menilt dengan skor awal 12 (kategori sedang) dan di akhiri dengan 3 (tidak mengalami mual muntah) setelah dilberilkan terapil ilnhalasil Aromaterapil Jahe.Kesimpulan yang dildapatkan daril penerapan Asuhan tersebut yailtu Pemberilan Aromaterapil jahe efektif dapat mengurangi mual muntah pada ibu hamil trimester 1.
Kata Kunci : Emesis Gravidarum, Aromaterapi, Jahe
Daftar Bacaan : 31 (2012-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 08:11 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 08:11 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8826 |
