SHERLY, NADIA IKA (2025) GAMBARAN PENGGUNAAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK PENYAKIT KULIT DI KECAMATAN WAY RATAI KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (128kB)
ABSTRAK.pdf
Download (244kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (702kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (194kB)
BAB I.pdf
Download (214kB)
BAB II_compressed (20).pdf
Download (644kB)
BAB III.pdf
Download (311kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
BAB V.pdf
Download (160kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (243kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-02-05T104106.123.pdf
Download (748kB)
Abstract
ABSTRAK
Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan umum di negara tropis seperti Indonesia yang disebabkan oleh beragam faktor yaitu bakteri, virus, jamur, dan parasit. Penyakit kulit dan subkutan tumbuh 46,8% di tahun 1990-2017 dan menduduki peringkat keempat berdasarkan insiden dari semua penyebab penyakit. Penyakit kulit masih banyak terjadi di Indonesia dan menjadi masalah yang serius. Ketidaktahuan dan ketidakpedulian masyarakat terhadap lingkungan menyebabkan penyakit kulit menyebar dengan cepat.
Sebagai salah satu upaya masyarakat dalam mengobati penyakit kulit, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) menjadi pilihan alternatif. TOGA dinilai aman, jarang menimbulkan efek samping, serta mudah diolah dan dikonsumsi. Penelitian deskriptif kuantitatif ini bertujuan mengetahui Gambaran Penggunaan Tanaman Obat Keluarga Untuk Penyakit Kulit Di Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap 100 responden dan disajikan dalam tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengguna TOGA adalah Perempuan sebanyak (65%), berusia 46-55 tahun sebanyak (36%), berpendidikan tamat SMA sebanyak (38%) dan responden tidak bekerja/IRT (49%). Jenis tanaman obat yang banyak digunakan ketepeng (21%), bagian tanaman yang banyak digunakan yaitu daun (48,7%), cara penggunaan yang banyak digunakan yaitu ditempel (49,5%), frekuensi pemakaian tanaman obat yang banyak digunakan yaitu 2x sehari (52,5%), sebanyak (78,2%) responden melakukan tahap pengolahan, cara pengolahan terbanyak digunakan adalah diparut (29,7%), responden yang menggunakan satu tanaman dalam satu ramuan terbanyak (89%), jumlah tanaman obat yang digunakan terbanyak yaitu 1 tanaman saja (89%), bentuk sediaan obat terbanyak digunakan yaitu segar (100%), sumber informasi TOGA terbanyak diperoleh secara turun-temurun (81%).
Kata kunci : Tanaman Obat Keluarga, Penyakit Kulit, Masyarakat, Kecamatan Way Ratai
Daftar bacaan : 65 (2004-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 07:55 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 07:55 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8792 |
