PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN SARI KEDELAI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BRANTI RAYA

DANIATUN, DANIATUN (2025) PERBEDAAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN SARI KEDELAI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BRANTI RAYA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of 1. LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1. LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (120kB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of 3. KATA PENGANTAR.pdf] Text
3. KATA PENGANTAR.pdf

Download (628kB)
[thumbnail of 4. DAFTAR ISI.pdf] Text
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (107kB)
[thumbnail of 5. BAB I.pdf] Text
5. BAB I.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of 6. BAB II.pdf] Text
6. BAB II.pdf

Download (242kB)
[thumbnail of 7. BAB III.pdf] Text
7. BAB III.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of 8. BAB IV.pdf] Text
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (186kB)
[thumbnail of 9. BAB V.pdf] Text
9. BAB V.pdf

Download (91kB)
[thumbnail of 10. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (237kB)

Abstract

RINGKASAN
Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan produksi atau kerja insulin. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk menurunkan kadar glukosa darah adalah konsumsi sari kedelai, yang diketahui mengandung isoflavone, serat dan protein yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2 sebelum dan sesudah pemberian sari kedelai di wilayah Puskesmas Branti Raya. Penelitian menggunakan desain pre eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post-test design pada 32 responden. Data kadar glukosa darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar glukosa darah sebelum pemberian sari kedelai sebesar 159,47 mg/dL dan sesudah pemberian sebesar 144,28 mg/dL. Uji Paired sample t-test memperoleh p-value 0,000 (<0,005), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kadar glukosa darah sebelum dan sesudah pemberian sari kedelai. Kesimpulan, pemberian sari kedelai berpengaruh signifikan dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2, sehingga dapat dijadikan sebagai terapi tambahan nonfarmakologis untuk membantu pengendalian glukosa darah.

Kata Kunci : Kadar glukosa darah, pasien DM Tipe 2, sari kedelai
Daftar bacaan : 35 (2017-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 06 Feb 2026 02:57
Last Modified: 06 Feb 2026 02:57
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8631

Actions (login required)

View Item
View Item