KHOIROH, ANISA’UL DIAN (2025) PENGARUH CONSTRAINT INDUCED MOVEMENT THERAPY (CIMT) TERHADAP FUNGSIONAL EKSTREMITAS ATAS PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSUD JENDERAL AHMAD YANI METRO TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (182kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (335kB)
3. KATA PENGATAR.pdf
Download (911kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (177kB)
5. BAB I.pdf
Download (174kB)
6. BAB II.pdf
Download (324kB)
7. BAB III.pdf
Download (335kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
9. BAB V.pdf
Download (87kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (166kB)
11. LAMPIRAN_compressed (19).pdf
Download (375kB)
Abstract
ABSTRAK
Menurut data dari World Health Organization (WHO) (2021), Fungsional ekstremitas atas adalah kemampuan anggota tubuh bagian atas untuk melakukan aktivitas seperti mengangkat, menggenggam, meraih, menarik. Di indonesia, prevelensi stroke meningkat setiap tahun, dan gangguan fungsi tangan merupakan salah satu hambatan bagi pasien stroke untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Stroke dapat mempengaruhi kehidupan pasien terutama fisik. Dampak kelemahan otot yang terjadi pada psien stroke dapat menyebabkan kelumpuhan atau hilangnya kemampuan menggerakkan anggota tubuh bagian atas. Penurunan kemampuan kinerja ekstremitas atas mengakibatkan seorang penderita stroke mengalami keterbatasan dalam pergerakan atau aktivitas sehari-hari, sehingga perlu adanya terapi (CIMT) yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi motorik ekstremitas atas pasca stroke. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) terhadap fungsional ekstremitas atas pada pasien stroke iskemik di RSUD Jendral Ahmad Yani Metro. Metode kuantitatif dengan desain quasi eksperiment model pretest posttes one group design. Sampel berjumlah 37 fungsional ektremitas atas di ukur menggunakan instrumen WFST sebelum dan sesudah intervensi terapi CIMT selama 2 minggu, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Pasien sebelum dilakukan intervensi terdapat nilai rata-rata 24.89 dan setelah dilakukan intervensi terdapat nilai rata-rata 39.11. Uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan terapi CIMT terhadap fungsional ekstremitas atas pasien stroke. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis rutin untuk meningkatkan fungsional ekstremitas atas pasien stroke dan mendukung keberhasilan proses pemulihan di fasilitas kesehatan.
Kata kunci: CIMT, Fungsional Ekstremitas Atas, Stroke Iskemik
Pustaka : 14 (2020 – 2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 04:18 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 04:18 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8521 |
