RAYZA, ANISPA (2025) PENGARUH FREKUENSI ORAL HYGIENE TERHADAP INTEGRITAS MEMBRAN MUKOSA ORAL PADA PASIEN DENGAN PENURUNAN KESADARAN DI RSUD JENDERAL AHMAD YANI KOTA METRO TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
LEMBAR SAMPUL-ANISPA.pdf
Download (206kB)
ABSTRAK-ANISPA.pdf
Download (321kB)
Kata pengantar.pdf
Download (944kB)
DAFTAR ISI-ANISPA.pdf
Download (199kB)
BAB I-ANISPA.pdf
Download (519kB)
BAB II-ANISPA.pdf
Download (417kB)
BAB III-ANISPA.pdf
Download (569kB)
BAB IV-ANISPA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
BAB V-ANISPA.pdf
Download (176kB)
DAFTAR PUSTAKA-ANISPA.pdf
Download (410kB)
LAMPIRAN-ANISPA_compressed.pdf
Download (242kB)
Abstract
ABSTRAK
Pasien kritis dengan penurunan kesadaran di ICU prevalensinya meningkat setiap tahunnya (WHO, 2016). Tercatat 9,8-24,6% pasien sakit kritis dan dirawat di ICU per 100.000 penduduk, serta kematian akibat penyakit kritis hingga kronik di dunia meningkat sebanyak 1,1 -7,4 juta orang. Di ruangan ICU Rumah Sakit di negara-negara Asia termasuk Indonesia terdapat 1285 pasien kritis. Di ruang ICU RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro pada bulan Mei 2025 terdapat 33 pasien penurunan kesadaran. Pada pasien dengan penurunan kesadaran yang dirawat diruang intensif memerlukan perhatian khususnya di area mulut, karena pasien lebih rentan terkena kekeringan sekresi air liur pada mukosanya. Kurangnya frekuensi perawatan mulut dapat menyebabkan kerusakan integritas membran mukosa oral. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh frekuensi oral hygiene terhadap integritas membran mukosa oral pada pasien dengan penurunan kesadaran di RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design without control. Jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dipilih secara purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata skor integritas membran mukosa oral sebelum dilakukan tindakan oral hygiene adalah 8,33 dan setelah tindakan menjadi 5,60. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi p value 0,000 (p< 0,05) yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara frekuensi oral hygiene terhadap integritas membran mukosa oral pada pasien dengan penurunan kesadaran. Peneliti menyarankan agar perawat dapat menggunakan BOAS untuk menentukan frekuensi oral hygine untuk meningkatkan integritas membran mukosa oral.
Kata Kunci : Oral hygiene, Integritas mukosa oral, BOAS.
Pustaka : 26 (2020-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 03:39 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 03:39 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8457 |
