GAMBARAN C-REACTIVE PROTEIN (CRP) PADA PENDERITA SEPSIS NEONATAL DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK TAHUN 2023

MAULITA, MEYDA (2025) GAMBARAN C-REACTIVE PROTEIN (CRP) PADA PENDERITA SEPSIS NEONATAL DI RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK TAHUN 2023. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of 1 LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1 LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (75kB)
[thumbnail of 2 ABSTRAK.pdf] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of 3 KATA PENGANTAR_compressed (10).pdf] Text
3 KATA PENGANTAR_compressed (10).pdf

Download (599kB)
[thumbnail of 4 DAFTAR ISI.pdf] Text
4 DAFTAR ISI.pdf

Download (52kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (190kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (52kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (128kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (44kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (865kB)

Abstract

ABSTRAK
Sepsis neonatorum merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada neonatus, baik bayi cukup bulan maupun prematur. Diagnosis dini sepsis masih menjadi tantangan karena gejala klinisnya yang tidak spesifik. Pemeriksaan kadar C-Reactive Protein (CRP) sebagai biomarker inflamasi dapat membantu mendeteksi dan memantau infeksi pada neonatus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar CRP pada neonatus yang menderita sepsis di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional, menggunakan data sekunder dari rekam medis sebanyak 75 neonatus yang menjalani pemeriksaan CRP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,3% pasien berjenis kelamin laki-laki dan 46,7% Perempuan. Pasien yang mengalami sepsis awitan dini (usia 0–3 hari) berjumlah 54,7%, dan 45,3% sepsis awitan lambat (usia 4–28 hari). Rata-rata kadar CRP sebesar 17,74 mg/L, dengan kadar terendah 6 mg/L dan tertinggi 24 mg/L. Hasil ini menunjukkan bahwa kadar CRP meningkat signifikan pada neonatus dengan sepsis, menandakan adanya proses inflamasi aktif. Pemeriksaan CRP memiliki nilai penting dalam mendukung diagnosis dan pemantauan pasien sepsis neonatal, meskipun perlu dikombinasikan dengan uji lain untuk meningkatkan akurasi diagnostik.

Kata Kunci : C-Reactive Protein (CRP), Inflamasi, Sepsis neonatorum
Daftar Pustaka : 34 (2014-2025)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 21 Jan 2026 02:11
Last Modified: 21 Jan 2026 02:11
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8351

Actions (login required)

View Item
View Item