GAMBARAN KADAR HbA1c DAN ESTIMASI LAJU FILTRASI GLOMERULUS (eLFG) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI LABORATORIUM KLINIK PRAMITRA BIOLAB INDONESIA TAHUN 2024

NOVANDRI, DINNY RAHMA (2025) GAMBARAN KADAR HbA1c DAN ESTIMASI LAJU FILTRASI GLOMERULUS (eLFG) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI LABORATORIUM KLINIK PRAMITRA BIOLAB INDONESIA TAHUN 2024. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of 1 LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1 LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (420kB)
[thumbnail of 2 ABSTRAK.pdf] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (227kB)
[thumbnail of 3 KATA PENGANTAR.pdf] Text
3 KATA PENGANTAR.pdf

Download (913kB)
[thumbnail of 4 DAFTAR ISI.pdf] Text
4 DAFTAR ISI.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (506kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (616kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (394kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (523kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (503kB)
[thumbnail of LAMPIRAN_compressed - 2026-01-21T081738.058.pdf] Text
LAMPIRAN_compressed - 2026-01-21T081738.058.pdf

Download (633kB)

Abstract

ABSTRAK

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan dapat menyebabkan komplikasi serius pada berbagai organ tubuh, termasuk ginjal. Salah satu parameter yang digunakan untuk memantau pengendalian glukosa darah jangka panjang pada penderita DM adalah kadar Hemoglobin terglikasi (HbA1c), sedangkan fungsi ginjal dapat dinilai melalui estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar HbA1c dan eLFG pada pasien DM di Laboratorium Klinik Pramitra Biolab Indonesia, Kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional yang menggunakan data sekunder dari 201 pasien DM yang menjalani pemeriksaan HbA1c dan eLFG di Laboratorium Pramitra Biolab Indonesia Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar HbA1c pasien berkisar antara 4,08% hingga 12,5%, dengan rata-rata 6,65%. Sebanyak 63% pasien memiliki kadar HbA1c tidak terkontrol (≥5,7%). Nilai eLFG pasien berkisar antara 5 hingga 100 mL/menit/1,73m², dengan rata-rata 60 mL/menit/1,73m², di mana 46% pasien menunjukkan fungsi ginjal yang tidak normal (<60 mL/menit/1,73m²). Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki kontrol glukosa darah yang buruk dan hampir setengahnya mengalami penurunan fungsi ginjal. Oleh karena itu, pemantauan berkala terhadap kadar HbA1c dan fungsi ginjal sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi lanjut pada pasien diabetes melitus.

Kata kunci : Diabetes Melitus, HbA1c, Estimasi Laju Filtrasi Glomerulus (eLFG)
Daftar bacaan : 32 (2013-2025)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 21 Jan 2026 02:11
Last Modified: 21 Jan 2026 02:11
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8350

Actions (login required)

View Item
View Item