GAMBARAN KEBIASAAN BURUK (ORAL BAD HABIT) YANG DAPAT MERUSAK GIGI PADA SISWA/I KELAS III SDIT INSANTAMA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025

AGUSTINA, DITA (2025) GAMBARAN KEBIASAAN BURUK (ORAL BAD HABIT) YANG DAPAT MERUSAK GIGI PADA SISWA/I KELAS III SDIT INSANTAMA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.

[thumbnail of lembar sampul.pdf] Text
lembar sampul.pdf

Download (114kB)
[thumbnail of abstrak.pdf] Text
abstrak.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of kata pengantar.pdf] Text
kata pengantar.pdf

Download (286kB)
[thumbnail of daftar isi.pdf] Text
daftar isi.pdf

Download (684kB)
[thumbnail of bab 1.pdf] Text
bab 1.pdf

Download (252kB)
[thumbnail of bab 2.pdf] Text
bab 2.pdf

Download (377kB)
[thumbnail of bab 3.pdf] Text
bab 3.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of bab 4'.pdf] Text
bab 4'.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (246kB)
[thumbnail of bab 5.pdf] Text
bab 5.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of daftar pusataka.pdf] Text
daftar pusataka.pdf

Download (197kB)
[thumbnail of lampiran.pdf] Text
lampiran.pdf

Download (690kB)

Abstract

ABSTRAK
Kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut adalah kebiasaan buruk oral (oral bad habit) seperti menghisap jari, menggigit kuku, bernapas melalui mulut, menggigit bibir, dan bruxism. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan buruk oral pada siswa/i kelas
III SDIT Insantama Bandar Lampung tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan total sampling sebanyak 32 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri dari lima pertanyaan terkait kebiasaan buruk oral dan dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak memiliki kebiasaan menghisap jari dan menggesekkan gigi saat tidur, namun beberapa responden masih kadang-kadang melakukan kebiasaan menggigit kuku, bernapas melalui mulut, dan menggigit bibir. Sebanyak 93,75% responden berada dalam kategori baik, 6,25% dalam kategori cukup, dan tidak ada responden yang berada dalam kategori buruk. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki kebiasaan buruk oral yang tergolong rendah. Meskipun demikian, edukasi dan pengawasan tetap diperlukan untuk mencegah dampak negatif kebiasaan buruk terhadap kesehatan gigi dan mulut di masa mendatang.

Kata Kunci: Kebiasaan Buruk, Oral Bad Habit, Kesehatan Gigi
Daftar Bacaan: 9 (2015–2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Gigi > Program Studi DIII Kesehatan Gigi
Depositing User: Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id
Date Deposited: 29 Dec 2025 03:18
Last Modified: 29 Dec 2025 03:18
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8123

Actions (login required)

View Item
View Item