GAMBARAN STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK USIA 24-35 BULAN DI DESA RUKTI HARJO WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEPUTIH RAMAN, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2025

PUTRI, YULINDA TIARA (2025) GAMBARAN STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK USIA 24-35 BULAN DI DESA RUKTI HARJO WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEPUTIH RAMAN, KABUPATEN LAMPUNG TENGAH TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.

[thumbnail of 1. LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1. LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (151kB)
[thumbnail of 2. ABSTRAK.pdf] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of 3. KATA PENGANTAR.pdf] Text
3. KATA PENGANTAR.pdf

Download (993kB)
[thumbnail of 4. DAFTAR ISI.pdf] Text
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (110kB)
[thumbnail of 5. BAB I.pdf] Text
5. BAB I.pdf

Download (182kB)
[thumbnail of 6. BAB II.pdf] Text
6. BAB II.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of 7. BAB III.pdf] Text
7. BAB III.pdf

Download (304kB)
[thumbnail of 8. BAB IV.pdf] Text
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)
[thumbnail of 9. BAB V.pdf] Text
9. BAB V.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of 10. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (179kB)
[thumbnail of 11. LAMPIRAN_compressed (61).pdf] Text
11. LAMPIRAN_compressed (61).pdf

Download (226kB)

Abstract

ABSTRAK
Usia 24–35 bulan merupakan masa keemasan perkembangan anak, di mana stimulasi yang sesuai sangat penting untuk mendukung perkembangan motorik, kognitif, bahasa, dan sosial emosional. Pada masa ini, anak sangat responsif terhadap berbagai rangsangan dari lingkungan. Stimulasi yang tidak tepat atau tidak diberikan secara rutin dapat menyebabkan anak mengalami keterlambatan perkembangan yang berdampak pada proses belajar dan kemampuan sosial di masa depan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pemberian stimulasi oleh ibu dan kondisi perkembangan anak usia 24–35 bulan di Desa Rukti Harjo, wilayah kerja Puskesmas Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 56 ibu dan anak yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner stimulasi dan KPSP (Kuisioner Pra Skrining Perkembangan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30 responden (53,6%) memberikan stimulasi yang baik, dan 26 responden (46,4%) memberikan stimulasi kurang baik. Sedangkan perkembangan anak menunjukkan 82,1% dalam kategori sesuai, 16,1% meragukan, dan 1,8% menyimpang.
Kesimpulan penelitian ini adalah hampir separuh ibu tidak memberikan stimulasi dengan baik, serta ada anak yang memiliki perkembangan meragukan dan menyimpang. Disarankan agar kegiatan posyandu dioptimalkan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya stimulasi sesuai tahap tumbuh kembang dan rutin melakukan pemantauan tumbuh kembang guna memaksimalkan potensi anak sejak dini dan mencegah keterlambatan perkembangan di kemudian hari.
Kata kunci : Stimulasi, Perkembangan Anak, KPSP Daftar bacaan : 38 (2015-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan
Depositing User: ruang baca Bidan
Date Deposited: 20 Feb 2026 02:53
Last Modified: 20 Feb 2026 02:53
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8999

Actions (login required)

View Item
View Item