MIRANDA, MIRANDA (2025) DETERMINAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABUHAN RATU BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (116kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (12kB)
3. KATA PENGANTAR_compressed (17).pdf
Download (428kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (107kB)
5. BAB I.pdf
Download (97kB)
6. BAB II.pdf
Download (254kB)
7. BAB III.pdf
Download (226kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
9. BAB V.pdf
Download (11kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (90kB)
11. LAMPIRAN_compressed (57).pdf
Download (358kB)
Abstract
ABSTRAK
Anemia merupakan masalah kesehatan global terutama di negara berkembang dengan prevalensi berkisar 50-80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia postpartum di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Ratu Tahun 2025. Anemia postpartum merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan sering terjadi pada ibu setelah melahirkan dan menyebabkan dampak negatif pada kesehatan ibu dan bayi. Berdasarkan data awal yang diperoleh dari Puskesmas Labuhan Ratu Bandar Lampung pada bulan Agustus 2024, ditemukan bahwa 2 dari 7 ibu postpartum mengalami anemia. Tujuan umum penelitian ini untuk memahami faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut di wilayah ini.
Desain penelitian ini adalah analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah total populasi sebanyak 70 ibu postpartum. Data yang digunakan data primer dengan pemeriksaan Hemoglobin dan data sekunder pada riwayat buku KIA. Uji analisis menggunakan uji univariat dan bivariat.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh distribusi frekuensi kejadian anemia postpartum di wilayah kerja Puskesmas Labuhan Ratu Tahun 2025 sebesar 48,6%, mayoritas tidak mengalami anemia pada kehamilan sebesar 65,7%, mayoritas multipara sebesar 72,9%, mayoritas berusia 20-35 sebesar 64,3%, mayoritas mengalami persalinan pervaginam sebesar 78,6%, mayoritas tidak berisiko dalam lama persalinan sebesar 80%. Berdasarkan hasil chi square ditemukan nilai p-value anemia kehamilan (p= 0,000), paritas (p= 0,884), umur (p= 0,412), jenis persalinan (p= 0,647), lama persalinan (p= 0,005), dan berat lahir bayi (p = 1.000).
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara anemia kehamilan dan lama persalinan dengan kejadian anemia pada ibu postpartum, dan tidak terdapat hubungan antara paritas, umur, jenis persalinan, dan berat lahir bayi dengan kejadian anemia pada ibu postpartum. Saran bagi tenaga kesehatan diharapkan melakukan deteksi dini terhadap ibu dengan faktor anemia postpartum untuk menurunkan angka kejadian anemia postpartum.
Kata kunci : Anemia, berat lahir bayi, jenis persalinan, kehamilan, lama
persalinan, paritas, postpartum, umur.
Daftar Bacaan : 20 (2015-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 08:08 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 08:08 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8963 |
