SALSABILA, HANARISTY (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEMILING BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
lembar sampul_compressed (99).pdf
Download (59kB)
abstrak_compressed (97).pdf
Download (118kB)
kata pengantar_compressed - 2026-02-12T074605.661.pdf
Download (645kB)
daftar isi_compressed - 2026-02-12T074631.881.pdf
Download (397kB)
bab 1_compressed (77).pdf
Download (96kB)
bab 2_compressed (75).pdf
Download (213kB)
bab 3_compressed (77).pdf
Download (162kB)
bab 4_compressed (74).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (146kB)
bab 5_compressed (72).pdf
Download (75kB)
daftar pustaka_compressed (84).pdf
Download (86kB)
lampiran_compressed - 2026-02-12T075119.020.pdf
Download (162kB)
Abstract
ABSTRAK
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih sering dijumpai, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Kemiling Kota Bandar Lampung. Masalah penelitian ini ada 161 dari 402 ibu hamil yang tercatat di Puskesmas Kemiling mengalami anemia dengan prevalensi sebesar 40%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, kepatuhan konsumsi tablet Fe, dan usia dengan kejadian anemia pada ibu hamil.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Populasi Anemia pada ibu hamil yang tercatat 402 dengan Sampel sebanyak 88 ibu hamil diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan wawancara, pemeriksaan kadar hemoglobin dengan alat digital, dan pengukuran lingkar lengan atas (LiLA). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.
Hasil univariat menunjukkan 33% ibu hamil mengalami anemia, 12,5% memiliki status gizi kurang (LiLA <23,5 cm), 36% tidak patuh konsumsi tablet Fe, dan 33% berada pada usia risiko (<20 tahun atau >35 tahun). Hasil uji bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara status gizi (p=0,000), kepatuhan konsumsi tablet Fe (p=0,000), dan usia ibu (p=0,000) dengan kejadian anemia.
Kesimpulan, agar kejadian anemia dapat ditekan, petugas kesehatan perlu melakukan edukasi dan pemantauan kepada ibu hamil sejak awal kehamilan, baik di posyandu maupun kunjungan rumah, karena anemia berdampak serius pada ibu dan janin. Hal ini dapat dilakukan dengan cara peningkatan pemberian informasi gizi, pendampingan konsumsi tablet Fe, serta skrining rutin terhadap ibu usia risiko dan status gizi kurang.
Saran untuk petugas kesehatan agar meningkatkan intensitas edukasi gizi dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe.
Kata Kunci: Anemia, Ibu Hamil, Status Gizi, Tablet Fe, Usia Daftar Bacaan: 32 (2014-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 08:01 |
| Last Modified: | 12 Feb 2026 08:01 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8952 |
