FIRLINISYA, SALMA (2025) GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI BATUK DI KELURAHAN GULAK GALIK KECAMATAN TELUK BETUNG UTARA TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL SALMA FIRLINISYA.pdf
Download (213kB)
ABSTRAK SALMA FIRLINISYA.pdf
Download (494kB)
KATA PENGANTAR SALMA FIRLINISYA_compressed.pdf
Download (554kB)
DAFTAR ISI SALMA FIRLINISYA.pdf
Download (206kB)
BAB I SALMA FIRLINISYA.pdf
Download (313kB)
BAB II SALMA FIRLINISYA.pdf
Download (633kB)
BAB III SALMA FIRLINISYA.pdf
Download (454kB)
BAB IV SALMA FIRLINISYA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (392kB)
BAB V SALMA FIRLINISYA.pdf
Download (186kB)
DAFTAR PUSTAKA SALMA FIRLINISYA.pdf
Download (410kB)
Abstract
ABSTRAK
Swamedikasi atau pengobatan mandiri merupakan praktik umum yang dilakukan masyarakat sebelum pergi ke tenaga kesehatan. Salah satu penyakit yang sering ditangani melalui swamedikasi adalah batuk. Ketidaktepatan dalam pemilihan obat pada swamedikasi batuk dapat menyebabkan pengobatan yang tidak rasional dan berisiko bagi kesehatan. Masyarakat di Kelurahan Gulak Galik masih banyak yang melakukan swamedikasi batuk, tetapi belum diketahui sejauh mana tingkat pengetahuan mereka terhadap perilaku tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku swamedikasi batuk di Kelurahan Gulak Galik Kecamatan Telukbetung Utara Kota Bandar Lampung tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner terhadap 100 responden yang diambil dengan metode purposive sampling. Data diolah dan disajikan dalam bentuk persentase. Karakteristik responden didominasi oleh perempuan sebesar 60%, kelompok usia terbanyak di dominasi oleh usia 46–55 tahun sebesar 34%, pendidikan terakhir terbanyak adalah SMA/SMK sebesar 58%, dan pekerjaan terbanyak di dominasi oleh ibu rumah tangga sebesar 39%. Tingkat pengetahuan responden tentang pengertian batuk termasuk dalam kategori baik sebesar 60%, tingkat pengetahuan mengenai indikasi obat batuk termasuk dalam kategori kurang sebesar 57%, dan tingkat pengetahuan mengnai cara memperoleh obat termasuk kategori kurang sebesar 94%. Pada aspek perilaku, mayoritas responden memiliki perilaku kurang dalam penggunaan obat tradisional sebesar 85%, perilaku responden dalam pemilihan jenis obat batuk termasuk kategori kurang sebesar 70%, perilaku responden mengenai aturan pakai obat termasuk kategori cukup sebesar 52%, dan perilaku responden mengenai bentuk sediaan obat termasuk dalam kategori kurang 53%.
Kata kunci : Swamedikasi, Batuk, Pengetahuan, Perilaku, Masyarakat
Daftar bacaan : 34 (1990-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 06:28 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 06:28 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8930 |
