VANECA, MEITYAS HESTA (2025) FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KRIM KOMBINASI MINYAK BIJI BUNGA MATAHARI (Hellianthus annuus L.) DAN MINYAK BIJI KELOR (Moringa oleifera L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
SAMPUL.pdf
Download (17kB)
ABSTRAK.pdf
Download (19kB)
KATA PENGANTAR.pdf
Download (671kB)
DAFAR ISI.pdf
Download (186kB)
BAB I.pdf
Download (32kB)
BAB II.pdf
Download (499kB)
BAB III.pdf
Download (75kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (297kB)
BAB V.pdf
Download (11kB)
DAPUS.pdf
Download (249kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-02-11T081212.468.pdf
Download (867kB)
Abstract
ABSTRAK
Kulit merupakan organ eksternal tubuh yang berfungsi melindungi dari paparan sinar ultraviolet (UV), bahan kimia, dan potensi kehilangan cairan. Selain itu, kulit juga memainkan peran penting dalam estetika tubuh. Kulit kering adalah suatu kondisi dimana hilangnya air dari stratum korneum. Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi kasar dan bersisik. Oleh sebab itu, diperlukan pelembab dalam bentuk krim dengan kandungan antioksidan yang mampu melindungi dan memperbaiki keadaan kulit. Krim diformulasikan dengan bahan alami yang memiliki kandungan antioksidan tinggi seperti minyak biji bunga matahari yang didalamnya terdapat vitamin E, beta karoten, asam linoleat dan asam oleat, kemudian dikombinasikan dengan minyak biji kelor yang mengandung asam linoleat dan asam oleat.s Tujuan dari penelitian ini adalah memformulasikan krim kombinasi yang mengandung 5% minyak biji bunga matahari (Helianthus annuus L.) dan variasi konsentrasi minyak biji kelor (Moringa oleifera L.) 4%, 8% dan 12%. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi sediaan krim meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, dan uji stabilitas.
Penelitian ini dilakukan di laboratorium Farmasi Poltekkes Tanjungkarang dengan menggunakan empat formula (F0-F3) dan enam kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formulasi menunjukkan warna putih, tekstur semi-padat, aroma yang khas mawar pada F1-F3, seluruh sediaan yang dihasilkan homogen, dengan rata-rata nilai pH sediaan yaitu 5,6. Dan nilai rata-rata daya sebar semua formulasi memenuhi standar (5,18-5,6 cm), dan seluruh sediian krim yang dibuat stabil dalam 28 hari masa penyimpanan di suhu ruang. Singkatnya, kombinasi kedua minyak dalam sediaan krim memenuhi persyaratan kualitas dan berpotensi sebagai pelembab antioksidan alami. Disarankan agar dilakukan uji iritasi untuk memastikan apakah sediaan yang yang diformulasikan memiliki efek iritasi pada kulit.
Kata kunci : Minyak, Biji, Bunga matahari, Kelor, Krim, Antioksidan
Daftar Bacaan : 46 (1978-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Farmasi Program Studi D-III Farmasi |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 01:34 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 01:34 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8909 |
