YUNIARTI, BETTY (2025) PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENGURANGI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PMB Bd. RETIKA WAHYUNI,S.Keb., SKM., M. Kes LAMPUNG SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (260kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (229kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (879kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (322kB)
5. BAB I.pdf
Download (304kB)
6. BAB II.pdf
Download (480kB)
7. BAB III.pdf
Download (318kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
9. BAB V.pdf
Download (245kB)
10. BAB VI.pdf
Download (236kB)
11. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (298kB)
12. LAMPIRAN_compressed (33).pdf
Download (590kB)
Abstract
ABSTRAK
Salah satu ketidaknyamanan dalam kehamilan adalah mual muntah yang biasanya terjadi pada awal kehamilan. Mual muntah disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon estrogen dan HCG (Hormon Corionic Gonadotropin), selain itu progesteron juga diduga menjadi faktor penyebab mual dan muntah. Dampak lain dari Emesis Gravidarum yaitu dapat mengakibatkan. kehilangan berat badan sekitar 5% karena cadangan karbohidrat, protein dan lemak terpakai untuk energi. Menurut data dari PMB Bd. Retika Wahyuni terdapat 20 ibu hamil yang diperiksa dari jumlah tersebut ada 5 ibu hamil yang mengalami mual dan muntah.
Tujuan diberikan asuhan ini untuk memberi penatalaksanaan masalah mual dan muntah pada ibu hamil trimester 1 dengan pemberian Aromaterapi Peppermint dalam mengurangi mual dan muntah. Asuhan dilakukan dengan studi kasus Pada Ny. S di PMB Bd. Retika Wahyuni, lampung Selatan.
Metode studi kasus yang digunakan dalam menyusun laporan ini yaitu dengan melakukan pendekatan manajemen kebidanan menggunakan 7 langkah varney dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP, jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder melalui wawancara, pemeriksaan fisik. Asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan memberikan aromaterapi peppermint dengan cara menghirup aromaterapi menggunakan media difusser lalu mengukur frekuensi mual muntah menggunakan lembara observasi mual dan muntah yang dilakukan selama 4 hari.
Hasil asuhan yang diberikan terhadap Ny. S dalam mengatasi mual muntah menunjukkan bahwa rasa mual muntahnya sudah jauh berkurang sejak menggunakan aromaterapi peppermint dengan skor awal 3-4 kali menurun menjadi 0, aromaterapi peppermint efektif dalam mengurangi emesis gravidarum dengan 4 hari pemberian, frekuensi penggunaan 1 kali sehari dengan maksimal penghirupan selama 10 menit. Penulis berharap kepada tenaga kesehatan bahwa aromaterapi peppermint dapat diterapkan untuk membantu mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil.
Kata kunci : Aromaterapi Peppermint, Ibu Hamil, Mual, Muntah
Daftar bacaan : 34 (2021-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi DIII Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 08:20 |
| Last Modified: | 10 Feb 2026 08:20 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8864 |
