AGNIS, FARIA RESMITA (2025) HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN HASIL PEMERIKSAAN BTA PADA PASIEN PENGOBATAN TUBERKULOSIS FASE INTENSIF DI KABUPATEN PESAWARAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
1 HALAMAN SAMPUL.pdf
Download (36kB)
2 ABSTRAK.pdf
Download (51kB)
3 KATA PENGANTAR.pdf
Download (323kB)
4 DAFTAR ISI.pdf
Download (60kB)
BAB I.pdf
Download (123kB)
BAB II.pdf
Download (171kB)
BAB III.pdf
Download (77kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (176kB)
BAB V.pdf
Download (44kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (11kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-01-28T135741.531.pdf
Download (849kB)
Abstract
ABSTRAK
Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan global yang masih menjadi penyebab kematian utama di Indonesia. Salah satu indikator keberhasilan pengobatan TB adalah konversi hasil BTA (Basil Tahan Asam) dari positif menjadi negatif setelah fase intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat dengan hasil pemeriksaan BTA pada pasien TB paru di Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 56 pasien TB paru fase intensif yang dipilih secara total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan hasil pemeriksaan BTA, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan 92,3% pasien mengalami konversi BTA, sedangkan 7,7% masih positif setelah dua bulan pengobatan. Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat (p=0,001) dan pengetahuan pasien (p=0,001) dengan hasil BTA akhir fase intensif. Namun, tidak ditemukan hubungan signifikan antara keberadaan PMO (p=0,320) dan status sosial ekonomi (p=0,139) dengan hasil BTA. Penelitian ini menegaskan pentingnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan TB untuk mencapai konversi BTA dan mencegah resistensi obat.
Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, Fase Intensif, Konversi BTA Daftar Pustaka : 17 (2017-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 08:15 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 08:15 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8562 |
