FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KOMUNIKASI SBAR PERAWAT PADA SERAH TERIMA PASIEN DI KAMAR OPERASI RSUD AHMAD YANI METRO TAHUN 2025

SARI, PUSPITA (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KOMUNIKASI SBAR PERAWAT PADA SERAH TERIMA PASIEN DI KAMAR OPERASI RSUD AHMAD YANI METRO TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.

[thumbnail of 1. Lembar Sampul.pdf] Text
1. Lembar Sampul.pdf

Download (282kB)
[thumbnail of 2.Abstrak.pdf] Text
2.Abstrak.pdf

Download (286kB)
[thumbnail of 3. Kata Pengantar.pdf] Text
3. Kata Pengantar.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 4.Daftar Isi.pdf] Text
4.Daftar Isi.pdf

Download (243kB)
[thumbnail of 5.Bab I.pdf] Text
5.Bab I.pdf

Download (456kB)
[thumbnail of 6.Bab II.pdf] Text
6.Bab II.pdf

Download (624kB)
[thumbnail of 7.Bab III.pdf] Text
7.Bab III.pdf

Download (714kB)
[thumbnail of 8.Bab IV.pdf] Text
8.Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (712kB)
[thumbnail of 9.Bab V.pdf] Text
9.Bab V.pdf

Download (344kB)
[thumbnail of 10.Daftar Pustaka.pdf] Text
10.Daftar Pustaka.pdf

Download (233kB)
[thumbnail of 11.Lampiran_compressed (2).pdf] Text
11.Lampiran_compressed (2).pdf

Download (388kB)

Abstract

ABSTRAK

Komunikasi yang buruk dapat menyebabkan Insiden Keselamatan Pasien (IKP), yaitu kejadian yang tidak disengaja dan berpotensi menimbulkan cedera yang seharusnya dapat dicegah. Komunikasi SBAR (Situation,Background, Assessment, Recommendation) merupakan metode komunikasi efektif yang direkomendasikan dalam serah terima pasien. Jika tidak dilakukan dengan baik, komunikasi ini dapat menimbulkan risiko keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan komunikasi SBAR oleh perawat saat serah terima pasien di kamar operasi RSUD Jendral Ahmad Yani Metro Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di kamar operasi (pre-op dan recovery room), dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan observasi, dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,028), sikap (p=0,004), motivasi (p=0,028), sumber informasi (p=0,028), dan supervisi atasan (p=0,013) terhadap pelaksanaan komunikasi SBAR. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa seluruh variabel tersebut memiliki pengaruh terhadap komunikasi SBAR perawat, sehingga direkomendasikan peningkatan edukasi, pelatihan, serta supervisi secara berkala guna menunjang keselamatan pasien dan mutu pelayanan keperawatan.

Kata kunci : Pengetahuan, sikap, motivasi, sumber informasi, supervisi atasan, komunikasi SBAR

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Depositing User: ruang baca Keperawatan
Date Deposited: 02 Feb 2026 04:18
Last Modified: 02 Feb 2026 04:18
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8518

Actions (login required)

View Item
View Item