WICAKSANA, ARDA ADHITIA (2025) PENGARUH DISTRAKSI DENGAN VIRTUAL REALITY (VR) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK PADA TINDAKAN SIRKUMSISI DI RUMAH SUNAT DI BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
01 LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (16kB)
02 ABSTRAK.pdf
Download (46kB)
03 KATA PENGANTAR_compressed (6).pdf
Download (184kB)
04 DAFTAR ISI.pdf
Download (56kB)
BAB I.pdf
Download (90kB)
BAB II.pdf
Download (132kB)
BAB III.pdf
Download (108kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (112kB)
BAB V.pdf
Download (78kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (147kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (462kB)
Abstract
ABSTRAK
Sirkumsisi merupakan salah satu prosedur medis minor yang umum dilakukan pada anak laki-laki di Indonesia, namun seringkali menimbulkan kecemasan yang tinggi pada anak. Berdasarkan data awal, di Rumah Sunat Elnara dan ABM Bandar Lampung pada tahun 2024, tercatat sebanyak 1.065 anak menjalani sirkumsisi. Banyak di antaranya menunjukkan tanda-tanda kecemasan seperti menangis, tegang, dan menolak tindakan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah teknik distraksi dengan video animasi berbasis virtual reality (VR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh distraksi dengan virtual reality (VR) terhadap tingkat kecemasan anak saat tindakan sirkumsisi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen menggunakan pendekatan static group comparison. Jumlah sampel sebanyak 38 responden, terdiri dari 19 anak pada kelompok intervensi dan 19 anak pada kelompok kontrol, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilakukan di Rumah Sunat Elnara dan ABM Bandar Lampung pada bulan April-Mei 2025. Instrumen yang digunakan adalah Child Anxiety Scale, dan analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kecemasan yang signifikan antara kelompok yang diberikan terapi distraksi VR dengan yang tidak diberikan, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Rata-rata kecemasan pada kelompok intervensi adalah 1,05, sedangkan kelompok kontrol sebesar 3,11. Disimpulkan bahwa terapi distraksi menggunakan video animasi berbasis virtual reality efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan anak pada tindakan sirkumsisi. Peneliti menyarankan agar metode ini dapat diimplementasikan sebagai pendekatan nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan perioperatif anak.
Kata Kunci : Anak, Distraksi , Kecemasan , Sirkumsisi , Virtual reality
Pustaka : 39 (2008-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 04:06 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 04:06 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8506 |
