ROVALIA, OCHA (2025) HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PASIEN TERHADAP PELAKSANAAN MOBILISASI DINI PASIEN LAPARATOMI DI RSUD JENDERAL AHMAD YANI METRO TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (130kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (103kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (812kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (186kB)
5. BAB I.pdf
Download (185kB)
6. BAB II.pdf
Download (406kB)
7. BAB III.pdf
Download (267kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
9. BAB V.pdf
Download (89kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (95kB)
11. LAMPIRAN_compressed (11).pdf
Download (458kB)
Abstract
ABSTRAK
Laparatomi merupakan prosedur pembedahan mayor yang berisiko menimbulkan komplikasi pascaoperasi seperti infeksi luka dan dehisensi. WHO (2020) melaporkan peningkatan angka laparatomi setiap tahun, dengan 1,2 juta kasus pada tahun 2020 di Provinsi Lampung tercatat 12.000 kasus pada tahun 2022. Mobilisasi dini menjadi intervensi penting untuk mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi, namun masih banyak pasien yang enggan melakukannya karena kurangnya pengetahuan dan sikap yang kurang mendukung. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap pasien terhadap pelaksanaan mobilisasi dini pasien laparatomi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross- sectional. Sampel terdiri dari 36 responden yang diambil dari populasi 40 pasien di ruang rawat inap bedah RSUD Jenderal Ahmad Yani Kota Metro pada Mei 2025. Hasil menunjukkan sebagian besar pasien memiliki pengetahuan baik (52,8%), sikap baik (50,0%), dan pelaksanaan mobilisasi dini baik (41,7%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value = 0,000) dan sikap (p- value = 0,001) dengan pelaksanaan mobilisasi dini (p-value< 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar tenaga kesehatan meningkatkan edukasi dan motivasi kepada pasien melalui penyuluhan, leaflet, atau bimbingan langsung mengenai pentingnya mobilisasi dini pascaoperasi. Edukasi yang tepat dapat menjadi strategi penting dalam praktik keperawatan untuk mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan pasien pasca laparatomi.
Kata Kunci: Laparotomi, Mobilisasi Dini, Pengetahuan, Sikap, Referensi : 36 (2015-2023)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 03:45 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 03:45 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8461 |
