HUBUNGAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA PASIEN CEDERA KEPALA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PRE-OPERASI BEDAH SARAF DI RSUD JEND AHMAD YANI METRO TAHUN 2025

NINGSIH, DIVA DAMAYANTI ERLIA (2025) HUBUNGAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA PASIEN CEDERA KEPALA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PRE-OPERASI BEDAH SARAF DI RSUD JEND AHMAD YANI METRO TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.

[thumbnail of 1 LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
1 LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (177kB)
[thumbnail of 2 ABSTRAK.pdf] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (287kB)
[thumbnail of 3 KATA PENGANTAR_compressed (3).pdf] Text
3 KATA PENGANTAR_compressed (3).pdf

Download (248kB)
[thumbnail of 4 DAFTAR ISI.pdf] Text
4 DAFTAR ISI.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (309kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (380kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (360kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (424kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (296kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of LAMPIRAN_compressed (41).pdf] Text
LAMPIRAN_compressed (41).pdf

Download (355kB)

Abstract

ABSTRAK
Cedera kepala merupakan kondisi medis yang sering memerlukan tindakan pembedahan, salah satunya adalah operasi bedah saraf. Sebagian besar pasien pre-operasi mengalami kecemasan, yang dapat dipengaruhi oleh kemampuan kognitif. Kemampuan kognitif yang terganggu berpotensi memperburuk tingkat kecemasan sebelum operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan kognitif pasien cedera kepala dengan tingkat kecemasan pre-operasi bedah saraf di RSUD Jend Ahmad Yani Metro Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 41 pasien pre-operasi bedah saraf dengan diagnosis cedera kepala dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah MMSE (Mini-Mental State Examination) untuk mengukur kemampuan kognitif dan APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kemampuan kognitif normal (63,4%) dan tingkat kecemasan berat sekali (65,9%). Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kemampuan kognitif dan tingkat kecemasan (p-value = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan kognitif pada pasien cedera kepala dengan tingkat kecemasan pre-operasi bedah saraf.

Kata Kunci : Kognitif, Kecemasan, Cedera Kepala
Daftar bacaan : 2015-2024

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Depositing User: ruang baca Keperawatan
Date Deposited: 23 Jan 2026 08:25
Last Modified: 23 Jan 2026 08:25
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8386

Actions (login required)

View Item
View Item