HUBUNGAN KEKUATAN OTOT DAN LATIHAN ROM DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PASIEN STROKE PASKA PERAWATAN DI RSD DR. A. DADI TJOKRODIPO KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025

MULYANI, HENI (2025) HUBUNGAN KEKUATAN OTOT DAN LATIHAN ROM DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PASIEN STROKE PASKA PERAWATAN DI RSD DR. A. DADI TJOKRODIPO KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.

[thumbnail of 1 Lembar Sampul.pdf] Text
1 Lembar Sampul.pdf

Download (82kB)
[thumbnail of 2 Abstrak.pdf] Text
2 Abstrak.pdf

Download (95kB)
[thumbnail of 3 Kata Pengantar.pdf] Text
3 Kata Pengantar.pdf

Download (518kB)
[thumbnail of 4 Daftar Isi.pdf] Text
4 Daftar Isi.pdf

Download (105kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (108kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (278kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (245kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (43kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (163kB)
[thumbnail of Lampiran_compressed (20).pdf] Text
Lampiran_compressed (20).pdf

Download (471kB)

Abstract

ABSTRAK
Berdasarkan Profil Kesehatan Indonesia tahun 2020 tercatat jumlah kasus stroke di Indonesia cukup tinggi yaitu 1.789.261 penduduk Indonesia mengalami atau menderita stroke. Provinsi Lampung memiliki prevalensi stroke berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan sebanyak 42.851 orang (7,7%) dan sebanyak 68.393 orang (12,3%) berdasarkan diagnosis atau gejala. Prevelensi stroke menurut kabupataen/kota di provinsi lampung berkisaran anatara 2,2-10,5% kejadaian. Prevelensi lebih tinggi terjadi di Kota madya Bandar Lampung dibandingkan dengan kotamadya atau kabupaten yang ada di provinsi lampung, Stroke terjadi ketika pembuluh darah otak tersumbat atau pecah, mengakibatkan sebagian otak kekurangan pasokan darah dan oksigen, yang menyebabkan kematian sel atau jaringan otak. Kekuatan otot diyakini berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap tingkat kemandirian pasien paska stroke. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot dan latihan ROM dengan tingkat kemandirian pasien stroke paska perawatan di RSD Dr. A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung tahun 2025. Metode yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 20 pasien stroke yang dipilih secara total sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi kekuatan otot, Latihan ROM dan tingkat kemandirian berdasarkan Barthel Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55% responden memiliki kekuatan otot lemah, 60% telah melakukan latihan ROM Aktif, dan 70% masih membutuhkan bantuan dalam aktivitas sehari-hari. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kekuatan otot dan latihan ROM dengan tingkat kemandirian pasien (p < 0,005). Dapat disimpulkan bahwa kekuatan otot dan latihan ROM berperan penting dalam meningkatkan tingkat kemandirian pasien stroke paska perawatan. Oleh karena itu, intervensi yang mendukung peningkatan kekuatan otot dan latihan ROM perlu dioptimalkan dalam proses rehabilitasi stroke.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan
Depositing User: ruang baca Keperawatan
Date Deposited: 21 Jan 2026 07:50
Last Modified: 21 Jan 2026 07:50
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8317

Actions (login required)

View Item
View Item