AYUNI, AZORA QURROTA (2025) GAMBARAN KREATININ DAN ESTIMASI LAJU FILTRASI GLOMELURUS (eLFG) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS PESERTA PROLANIS DI LABORATORIUM KLINIK PRAMITRA BIOLAB 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
01 LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (608kB)
02 ABSTRAK.pdf
Download (384kB)
03 KATA PENGANTAR.pdf
Download (515kB)
04 DAFTAR ISI.pdf
Download (393kB)
BAB I.pdf
Download (499kB)
BAB II.pdf
Download (530kB)
BAB III.pdf
Download (521kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (519kB)
BAB V.pdf
Download (384kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (592kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (929kB)
Abstract
ABSTRAK
Peningkatan kadar gula darah dalam waktu yang cukup lama akan berpotensi mengakibatkan kompliksi kronis salah satunya yaitu nefropati diabetik yang berperan pada kerusakan glomerulus ginjal. Salah satu penanda untuk melihat kerusakan ginjal adalah dengan melihat kadar kreatinin dalam darah. Kreatinin adalah produk akhir dari metabolis yang harus dikeluarkan melalui ginjal. Ketika terjadi peningkatan kadar kreatinin dalam darah dapat mengindikasi kerusakan ginjal. Estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG) merupakan salah satu pemeriksaan fungsi ginjal dengan menghitung banyaknya filtrat yang dihasilkan oleh glomerulus. Penurunan kadar eLFG menandakan beratnya kerusakan ginjal. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran kreatinin dan estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG) pada penderita diabetes melitus peserta prolanis di Laboratorium Klinik Pramitra Biolab pada bulan Februari tahun 2025. Jenis penelitian deskriptif, menggunakan data sekunder. Sampel penelitian 350 penderita diabetes melitus peserta prolanis yang memeriksa kadar kreatinin dan estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG) di Laboratorium Klinik Pramitra Biolab pada bulan Februari 2025. Hasil penelitian yaitu kadar kreatinin rata-rata 1,0 mg/dl, terendah 0,74 mg/dl, dan tertinggi 7,26 mg/dl. Sedangkan eLFG yaitu rata-rata 70 ml/min/1,73 m2, terendah 8 ml/min/1,73 m2, dan tertinggi 106 ml/min/1,73 m2. Penderita diabetes melitus perempuan sebanyak 286 pasien (81,71%) dan laki-laki sebanyak 64 pasien (18,29%). Kadar kreatinin tidak normal yaitu 173 pasien (49,43%), terdiri dari perempuan 128 pasien (36,57%) dan laki-laki 45 pasien (12,86%). Sedangkan kadar estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG) tidak normal yaitu 165 pasien (47,14%), terdiri dari perempuan 125 pasien (35,71%) dan laki-laki 40 pasien (11,43%).
Kata kunci : diabetes melitus, estimasi laju filtrasi glomerulus (eLFG), kreatinin, prolanis
Daftar bacaan : 30 (2012-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 01:58 |
| Last Modified: | 21 Jan 2026 01:58 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8291 |
