MARDALENA, RINA (2025) ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KEBUTUHAN AMAN DAN NYAMAN PADA PASIEN ULKUS DIABETUKUM DI RUANG KELAS 3 DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA POLDA LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
01 LEMBAR JUDUL.pdf
Download (36kB)
02 ABSTRAK.pdf
Download (129kB)
03 KATA PENGANTAR.pdf
Download (580kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (237kB)
BAB I.pdf
Download (20kB)
BAB II.pdf
Download (831kB)
BAB III.pdf
Download (143kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (164kB)
BAB V.pdf
Download (128kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (133kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (883kB)
Abstract
ABSTRAK
Diabetes Melitus adalah penyakit yang memerlukan pengobatan jangka panjang. didapatkan terjadinya peningkatan prevalensi penderita diabetes melitus (usia 15 tahun) dari 6,9% pada 2013 menjadi 10,9% pada 2018. Di perkirakan masih banyak (sekitar 50%) penyandang diabetes yang belum terdiagnosis di Indonesia. Diabetes tipe 2 merupakan yang paling umum, diderita oleh 50,2% dari total kasus. Hasil survey data di RS Bhayangkara Polda Lampung bahwa pada bulan desember tahun 2024- Januari tahun 2025 di dapatkan sekitar 36 kasus pasien, Tujuan penulisan laporan ini adalah menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan gangguan kebutuhan aman dan nyaman. Metode yang di lakukan penulis yaitu wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Hasil pengkajian pasien pada tanggal 08 januari 2025 di dapatkan masalah utama yaitu nyeri akut behubungan dengan agen pencedera fisiologi di tandai dengan nyeri pada bagian kaki kiri, nyeri seperti tertusuk-tusuk dengan skala nyeri 6, tampak meringis dan tampak gelisah. Rencana tindakan manajemen nyeri yaitu identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas nyeri, identifikasi skala nyeri, identifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri, berikan teknik nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri, kolaborasi pemberian analgetik. Implementasi di lakukan dan di dokumentasikan pada catatan perkembangan selama 3 hari. Setelah di lakukan tindakan keperawatan di dapatkan evaluasi nyeri menurun yaitu dari skala 6 menjadi skala 1, pasien tampak tidak gelisah dan tampak bertenaga. Bagi saran di RS diharapkan pihak rumah sakit dapat terus mengembangkan dan memaksimalkan penggunaan sistem komputerasi dalam pengkajian keperawatan khususnya dalam menangani pasien dengan gangguan kebutuhan rasa nyaman.
Kata Kunci: Asuhan keperawatan, Ulkus Diabetikum, Nyeri Akut
Daftar Refrensi: 34 (2015-2025
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 07:56 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 07:56 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8230 |
