ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KEBUTUHAN NYERI DAN KENYAMANAN PADA PASIEN BELL’S PALSY YANG MENGALAMI KECELAKAAN DI RUANG BEDAH RSUD ABDUL MOELOEK KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025

SAPUTRA, ANDIKA (2025) ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KEBUTUHAN NYERI DAN KENYAMANAN PADA PASIEN BELL’S PALSY YANG MENGALAMI KECELAKAAN DI RUANG BEDAH RSUD ABDUL MOELOEK KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.

[thumbnail of 1 HALAMAN SAMPUL.pdf] Text
1 HALAMAN SAMPUL.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 2 ABSTRAK.pdf] Text
2 ABSTRAK.pdf

Download (264kB)
[thumbnail of 3 KATA PENGANTAR.pdf] Text
3 KATA PENGANTAR.pdf

Download (861kB)
[thumbnail of 4 DAFTAR ISI.pdf] Text
4 DAFTAR ISI.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (280kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (472kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (283kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (314kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (243kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (224kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (998kB)

Abstract

ABSTRAK
Bell’s Palsy merupakan suatu kondisi kelumpuhan akut pada nervus fasialis yang menyebabkan gangguan fungsi otot wajah secara tiba-tiba pada satu sisi wajah. Laporan tugas akhir ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan kebutuhan nyeri dan kenyamanan akibat Bell’s Palsy yang dirawat di Ruang Bedah RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik selama periode 6–11 Januari 2025. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengalami keluhan nyeri sedang pada sisi wajah kanan (skala nyeri 6/10), wajah tidak simetris, kesulitan menutup mata, serta gangguan menelan ringan. Intervensi keperawatan yang dilakukan manajemen nyeri setelah pemberian intervensi skala nyeri 6 menurun ke 3. Hasil asuhan menunjukkan bahwa setelah pemberian intervensi keperawatan seperti manajemen nyeri terjadi penurunan intensitas nyeri dan peningkatan kenyamanan secara signifikan. Kesimpulan dari laporan ini adalah bahwa intervensi keperawatan yang tepat, terencana, dan berkelanjutan dapat membantu mempercepat proses penyembuhan serta meningkatkan kualitas hidup pasien dengan Bell’s Palsy, khususnya dalam mengatasi gangguan nyeri dan kenyamanan.

Kata Kunci: Bell’s Palsy, nyeri, kenyamanan, asuhan keperawatan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id
Date Deposited: 08 Jan 2026 07:03
Last Modified: 08 Jan 2026 07:03
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8221

Actions (login required)

View Item
View Item