FITRIYA, FITRIYA (2025) ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KEBUTUHAN RASA AMAN DAN NYAMAN PADA PASIEN GASTROENTERITIS AKUT DI RSUD dr. A. DADI TJOKRODIPO KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (15kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (14kB)
3. KATA PENGANTAR_compressed (13).pdf
Download (250kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (617kB)
5. BAB I.pdf
Download (138kB)
6. BAB II.pdf
Download (515kB)
7. BAB III.pdf
Download (146kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (163kB)
9. BAB V.pdf
Download (163kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (209kB)
11. LAMPIRAN.pdf
Download (429kB)
Abstract
ABSTRAK
Gastroenteritis menjadi penyebab kematian kedua terbesar yang diakibatkan karena infeksi yang menyebabkan terjadinya hiperperistaltik yang mengakibatkan berkurangnya kesempatan usus untuk menyerap makanan. Di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung jumlah gastroenteritis akut diruang Siger pada bulan Desember 2024 sebanyak 20 pasien. Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan asuhan keperawatan kebutuhan rasa aman dan nyaman pada pasien gastroenteritis akut. Metode penulisan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan yang berfokus pada pasien gastroenteritis akut dengan gangguan kebutuhan rasa aman dan nyaman (nyeri). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan pemeriksaan fisik. Asuhan keperawatan dilakukan tanggal 08-10 Januari 2025. Hasil pengkajian pada pasien gastroenteritis pasien mengeluh nyeri perut, nyeri yang dirasakan seperti ditusuk-tusuk, pasien tampak merintih diagnosa yang diambil yaitu nyeri akut. Sehingga diberikan intervensi dan implementasi manajemen nyeri yaitu, jelaskan penyebab periode dan pemicu nyeri, ajarkan kompres hangat untuk mengurangi rasa nyeri dengan frekuensi 2x/sehari, alat yang digunakan (waslap), suhu air 42ºc, dengan waktu 15 menit, dengan jumlah sesi 3 hari, anjurkan memonitor nyeri secara mandiri, fasilitasi istirahat dan tidur, kolaborasi pemberian analgetik (omefrazol 40 mg/iv dan paracetamol 500 mg/oral) 3x/sehari. Setelah dilakukan tindakan keperawatan 3 hari didapatkan keluhan nyeri menurun, merintih menurun, skala nyeri menurun dari skala 6 menjadi 2. Penulis menyarankan pasien untuk melakukan kompres hangat dan kolaborasi dengan dokter untuk pemberian obat apabila nyeri terjadi kembali.
Kata Kunci : Gastroenteritis akut, kompres hangat, nyeri. Daftar Referensi : 39 (2018-2024).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 04:03 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 04:03 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8215 |
