RIMANSA, OKTAVIA (2025) ANALISIS PERILAKU PETANI HORTIKULTURA PENYEMPROT PESTISIDA DENGAN GANGGUAN FUNGSI PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GISTING KABUPATEN TANGGAMUS TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (211kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (481kB)
3. KATA PENGANTAR_compressed (10).pdf
Download (340kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (203kB)
5. BAB I.pdf
Download (328kB)
6. BAB II.pdf
Download (505kB)
7. BAB III.pdf
Download (379kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (513kB)
9. BAB V.pdf
Download (301kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (302kB)
11. LAMPIRAN_compressed (27).pdf
Download (335kB)
Abstract
ABSTRAK
Latar Belakang: Penggunaan pestisida merupakan praktik umum pada budidaya hortikultura untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Namun, paparan pestisida yang tidak terkontrol akibat perilaku penyemprotan yang tidak sesuai standar keselamatan kerja dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan, khususnya gangguan fungsi paru. Puskesmas Gisting Kabupaten Tanggamus merupakan salah satu wilayah dengan populasi petani hortikultura yang cukup besar, sehingga perlu dilakukan analisis mendalam terkait perilaku penyemprot pestisida dan kaitannya dengan status kesehatan paru mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku petani hortikultura dalam praktik penyemprotan pestisida serta hubungannya dengan kejadian gangguan fungsi paru di wilayah kerja Puskesmas Gisting Kabupaten Tanggamus Tahun 2025.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan mix method (cross sectional dan kualitatif). Sampel kuantitatif sebanyak 30 petani hortikultura dipilih secara purposive. Data perilaku penyemprotan pestisida dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan pengukuran fungsi paru dengan spirometri. Analisis kuantitatif menggunakan uji chi-square. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam pada responden terpilih untuk mendukung temuan kuantitatif.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki perilaku penyemprotan pestisida yang kurang aman, seperti tidak menggunakan alat pelindung diri secara lengkap, mencampur pestisida secara manual tanpa sarung tangan, dan tidak memperhatikan arah angin saat penyemprotan. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku penyemprotan pestisida yang tidak aman dengan kejadian gangguan fungsi paru (p-value < 0,05). Terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku penyemprotan pestisida dengan gangguan fungsi paru pada petani hortikultura di wilayah kerja Puskesmas Gisting. Diperlukan upaya peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku petani melalui edukasi dan pengawasan rutin agar risiko gangguan fungsi paru dapat diminimalisir.
Kata Kunci : Perilaku petani, pestisida, hortikultura, gangguan fungsi paru, Puskesmas Gisting.
Daftar bacaan : 30 (2018-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | Unnamed user with email repository@poltekkes-tjk.ac.id |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 04:22 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 04:22 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8169 |
