MUHTAR, NADI (2025) GAMBARAN KONDISI FISIK RUMAH PENDERITA TB PARU DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS HAJIMENA LAMPUNG SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL_compressed (53).pdf
Download (505kB)
ABSTRAK_compressed (50).pdf
Download (506kB)
KATA PENGANTAR_compressed - 2025-12-31T093701.707.pdf
Download (1MB)
DAFTAR ISI_compressed (56).pdf
Download (558kB)
BAB 1_compressed (44).pdf
Download (424kB)
BAB 2_compressed (42).pdf
Download (360kB)
BAB 3_compressed (42).pdf
Download (400kB)
BAB 4_compressed (42).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
BAB 5_compressed (41).pdf
Download (482kB)
DAFTAR PUSATAKA_compressed (2).pdf
Download (498kB)
LAMPIRAN_compressed - 2025-12-31T093955.483.pdf
Download (997kB)
Abstract
RINGKASAN
Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penularan terjadi melalui udara yang terkontaminasi dari penderita. Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga dunia dengan beban kasus TBC tertinggi, setelah India dan Tiongkok, dua negara dengan populasi di atas satu miliar jiwa. Bahkan, Indonesia termasuk dalam delapan negara penyumbang dua pertiga dari total kasus TBC global. Berdasarkan data dari UPTD Puskesmas Hajimena, tercatat sebanyak 30 kasus tuberkulosis paru di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi fisik rumah para penderita TB Paru di wilayah kerja UPTD Puskesmas Hajimena, Kabupaten Lampung Selatan, pada tahun 2025.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan total sampel sebanyak 30 rumah penderita TBC yang berada di wilayah kerja Puskesmas tersebut. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa ceklist, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk tabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 rumah yang diteliti, ditemukan 66,7% kamar tidur tidak memenuhi standar kelayakan ventilasi. Selain itu, 40% kamar tidur mengalami ketidaksesuaian dalam hal kepadatan hunian, 56,7% memiliki tingkat kelembapan yang tidak ideal, 63,4% tidak memenuhi syarat pencahayaan, dan 16,7% masih memiliki lantai yang tidak layak.
Maka, disarankan agar instansi terkait memberikan penyuluhan mengenai bahaya dan pencegahan tuberkulosis paru. Selain itu, diperlukan advokasi kepada pemerintah desa atau lembaga terkait guna memperhatikan kondisi fisik rumah warga, termasuk pengajuan program perbaikan ventilasi, dinding, serta lantai rumah demi mendukung pencegahan penularan TBC..
Kata kunci: Tuberculosis, Fisik Rumah
Daftar Bacaan: (2019-2023)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 02:33 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 02:33 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8132 |
