Rahma, Riska (2025) PENGELOLAAN LINEN DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL_compressed (41).pdf
Download (48kB)
ABSTRAK_compressed (39).pdf
Download (58kB)
KATA PENGANTAR_compressed (90).pdf
Download (754kB)
DAFTAR ISI_compressed (44).pdf
Download (162kB)
BAB I_compressed (7).pdf
Download (107kB)
BAB II_compressed (9).pdf
Download (155kB)
BAB III_compressed (8).pdf
Download (86kB)
BAB IV_compressed (9).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
BAB V_compressed (6).pdf
Download (66kB)
DAFTAR PUSTAKA_compressed (37).pdf
Download (94kB)
LAMPIRAN_compressed (88).pdf
Download (426kB)
Abstract
RINGKASAN
Linen merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut seluruh peralatan, barang, atau produk tekstil yang digunakan dalam kegiatan rumah sakit. Produk-produk tersebut meliputi semua produk tekstil yang digunakan dalam ruang rawat inap, rawat jalan, ruang operasi, dan ruangan lainnya di rumah sakit. Pada kondisi ini linen kotor cukup berperan sebagai sumber kontaminasi di rumah sakit. Meskipun linen tidak digunakan secara langsung dalam proses pengobatan tetapi jika tidak dikelola dengan benar dapat menimbulkan berbagai macam masalah kesehatan seperti nosokomial. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Pengelolaan Linen Rumah Sakit Bhayangkara pada Tahun 2025, mulai dari pengumpulan, penerimaan, pencucian, pendistribusian, dan pengangkutan.
Penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dengan cara observasi, pendekatan deskriptif adalah pendekatan yang menggambarkan dan menyampaikan tujuan tentang situasi yang ada dilapangan seperti sebagaimana adanya.
Hasil penelitian menujukan pengelolaan linen di instalasi Rumah Sakit Bhayangkara Bandar Lampung mulai dari tahap penerimaan linen kotor, pendistribusian sudah sesuai dengan syarat Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit sedangkan tahap pengumpulan linen kotor belum sesuai atau belum memenuhi syarat Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit dengan ketentuan Peraturan Mentri Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit RI No 7 Tahun 2019, karena petugas pengumpulan linen kotor tidak menggunakan APD ( Alat Pelindung Diri ) seperti masker, sarung tangan, apron dan sepatu boot.
Sebaiknya perlu adanya edukasi kepada pekerja/pertugas pengelola linen tentang pentingnya menggunakan APD dan untuk mengetahui bahaya dan dampak yang dapat timbul serta cara mencegah penyebaran infeksi dari linen. selain itu pengelola sebaiknya mengawasi perlakuan linen yang tidak memenuhi standar pengelolaan linen serta pihak rumah sakit menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh petugas/pekerja dalam kegiatan pengelolaan linen di rumah sakit.
Kata kunci : Linen, Pengelolaan, Rumah Sakit.
Daftar Bacaan : 11 (2003-2022)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Lingkungan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 07:40 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 07:40 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/8066 |
