FITRI, ANISA (2025) ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KEBUTUHAN RASA AMAN NYAMAN PADA PASIEN BENIGNA PROSTAT HIPERPLASIA POST OPERASI TUR-P DI RUANG SAIBATIN RSUD A.DADI TJOKRODIPO TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (37kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (98kB)
3. KATA PENGANTAR.pdf
Download (521kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (14kB)
5. BAB I.pdf
Download (105kB)
6. BAB II.pdf
Download (377kB)
7. BAB III.pdf
Download (21kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
9. BAB V.pdf
Download (13kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (160kB)
Abstract
ABSTRAK
Kasus Benigna Prostat Hiperplasia (BPH) di Provinsi Lampung mencapai 689 kasus (29%) dan merupakan kasus Penyakit Saluran Kemih kedua terbesar setelah infeksi saluran kemih yang mencapai 999 (42%). Data medical record di RSUD dr.
A. Dadi Tjokrodipo Kota Bandar Lampung Ruang Saibatin 2024 diperoleh jumlah penderita BPH Januari sampai Desember. Terdapat 78 Pasien. Penulisan karya tulis ilmiah ini bertujuan memberikan gambaran pelaksanaan asuhan keperawatan gangguan kebutuhan aman nyaman pada pasien BPH di Ruang Saibatin RSUD A.Dadi Tjokrodipo tahun 2025 dengan fokus pada gangguan kebutuhan aman nyaman nyeri : nyeri akut. Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh nyeri terus-menerus di area bekas post op, tampak meringis, sulit tidur, dan enggan bergerak, skala nyeri 7. Metode yang digunakan adalah pendekatan asuhan keperawatan dilaksanakan pada tanggal 08 sampai 10 januari 2025 di RSUD A.Dadi Tjokrodipo bandar lampung. Diagnosa keperawatan yang ditegakkan yaitu nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik (trauma) post op BPH. Intervensi keperawatan dilakukan yaitu manajemen nyeri (I.08238). Implementasi dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Hasil evaluasi selama 3 hari pasien melaporkan nyeri pada skala 3 dan tampak lebih rileks serta mampu melakukan aktivitas ringan. Simpulan dari studi ini adalah bahwa manajemen nyeri menggunakan pendekatan otek dengan kombinasi intervensi nonfarmakologis dan kolaboratif terbukti efektif menurunkan nyeri akut secara bertahap. Laporan ini diharapkan menjadi kemajuan dalam meningkatkan penanganan pasien BPH khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar aman nyaman.
Kata kunci : Asuhan keperawatan, Benigna Prostat Hiperplasia Bahan bacaan: 36 (2016-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 02:24 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 02:24 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9158 |
