PERBANDINGAN KUALITAS SEDIAAN HISTOLOGI MENGGUNAKAN NBF 10% DENGAN EKSTRAK ASAM KANDIS (Garcinia xanthochymus) PADA ORGAN GINJAL MENCIT (Mus musculus)

LAYA, : NI KOMANG PUTRI DAYANG SARI (2025) PERBANDINGAN KUALITAS SEDIAAN HISTOLOGI MENGGUNAKAN NBF 10% DENGAN EKSTRAK ASAM KANDIS (Garcinia xanthochymus) PADA ORGAN GINJAL MENCIT (Mus musculus). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.

[thumbnail of 01 LEMBAR SAMPUL.pdf] Text
01 LEMBAR SAMPUL.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of 02 ABSTRAK.pdf] Text
02 ABSTRAK.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 03 KATA PENGANTAR_compressed (2).pdf] Text
03 KATA PENGANTAR_compressed (2).pdf

Download (128kB)
[thumbnail of 04 DAFTAR ISI.pdf] Text
04 DAFTAR ISI.pdf

Download (238kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (288kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (428kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of BAB IV_compressed.pdf] Text
BAB IV_compressed.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (282kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (183kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (225kB)

Abstract

ABSTRAK

Fiksasi merupakan salah satu proses dalam histoteknik untuk mempertahankan kealamian dari jaringan dengan diawetkan pada cairan khusus. Larutan fiksasi yang biasa digunakan yaitu Neutral Buffered Formaline 10% (NBF) yang memiliki kemampuan untuk mengawetkan jaringan. Asam kandis (Garcinia xanthochymus) memiliki kandungan sebagai aktivitas antimikroba dan antioksidan seperti asam-asam organik yaitu asam sitrat dan metabolit sekunder yang dapat digunakan sebagai pengawet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak asam kandis 15%, 30%, 45% dapat dijadikan bahan alternatif untuk memfiksasi organ ginjal mencit selama 24 dan 48 jam. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah organ ginjal mencit dibuat menjadi 28 preparat kemudian difiksasi menggunakan NBF 10% selama 24 jam sebagai kontrol dan sebagai pembanding menggunakan ekstrak asam kandis 15%, 30%, 45% selama 24 dan 48 jam. Parameter penelitian ini berdasarkan inti sel, sitoplasma sel, intensitas pewarnaan, dan keseragaman warna. Jenis penelitian ini kuantitatif eksperimental dengan uji statistik Kruskall Wallis dan Mann Whitney didapatkan hasil paling baik pada perlakuan ekstrak asam kandis 30% selama 24 jam dengan nilai signifikansi 0,686 (p > 0,05), artinya tidak terdapat perbedaan antara penggunaan NBF 10% selama 24 jam dan ekstrak asam kandis 30% selama 24 jam sebagai larutan alternatif fiksasi organ ginjal mencit.

Kata Kunci : Ekstrak Asam Kandis (Garcinia xanthochymus), NBF 10%,
Fiksasi, Organ Ginjal Mencit
Daftar Bacaan : 46 (2009-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine
Divisions: Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Analis Kesehatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: ruang baca Keperawatan
Date Deposited: 24 Feb 2026 01:34
Last Modified: 24 Feb 2026 01:34
URI: http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9124

Actions (login required)

View Item
View Item