MEIRIANTI, ANISA (2025) ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN GANGGUAN KEBUTUHAN RASA AMAN PADA PASIEN EPILEPSI DI PUSKESMAS NATAR LAMPUNG SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1 HALAMAN JUDUL.pdf
Download (94kB)
2 ABSTRAK.pdf
Download (98kB)
3 KATA PENGANTAR.pdf
Download (531kB)
4 DAFTAR ISI.pdf
Download (122kB)
BAB I.pdf
Download (76kB)
BAB II.pdf
Download (320kB)
BAB III.pdf
Download (139kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (341kB)
BAB V.pdf
Download (67kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (134kB)
LAMPIRAN.pdf
Download (369kB)
Abstract
ABSTRAK
Data riskesdas tahun 2018 menunjukkan angka kasus epilepsi terbilang cukup tinggi di Indonesia sekitar 700.000-1.400.000 kasus dengan pertambahan sebesar 70.000 kasus baru setiap tahun, dan 40%- 50% terjadi pada anak-anak. Masalah kesenjangan pada penderita epilepsi berkaitan dengan kepatuhan berobat, tingkat pengetahuan, dan perilaku. Seseorang yang mengalami epilepsi juga selalu mendapat stigma negatif dari lingkungan atau perilaku disekitarnya. di Desa Merak Batin Lampung Selatan yang salah satu angota keluarganya menderita epilepsi mengatakan bahwa sering mengalami kenjang berulang dan bila hal tersebut terjadi anggota keluarga cemas karena belum dapat sepenuhnya menangani kejang berulang yang dialami oleh salah satu anggota keluarga. Tujuan asuhan keperawatan keluarga ini untuk melakukan tindakan asuhan keperawatan gangguan kebutuhan rasa aman pada pasien epilepsi. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan asuhan keperawatan keluarga. Hasil yang didapatkan dalam asuhan keperawatan ini yaitu, pada subjek asuhan Tn.L usia 48 tahun penderita epilepsi, mengalami kejang berulang 1x sehari jika lupa minum obat. Berdasarkan hasil diagnosis masalah yang muncul adalah Gangguan rasa aman berhubungan dengan perasaan kurang seneng, lega dan sempurna dalam dimensi fisik psikospiritual lingkungan dan sosial. Hasil pemberian asuhan keperawatan keluarga selama 5 hari dengan memberikan perawatan kenyamanan masalah gangguan rasa aman teratasi dengan tetap konsumsi obat sesuai anjuran dokter. Penulis menyarankan agar seluruh anggota keluarga memberikan dukungan kepada pasien serta keluarga dapat memperhatikan keamanan lingkungan disekitar pasien.
Kata kunci: Askep keluarga, Rasa aman, Epilepsi Daftar bacaan: 19 (2017-2024)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing R Medicine > RV Botanic, Thomsonian, and eclectic medicine |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 01:32 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 01:32 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9108 |
