ANISA, AMANDA PUTRI DINDA (2025) KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN TANJUNGKARANG JURUSAN KEPERAWATAN PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN MEI 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG.
1. LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (220kB)
2. ABSTRAK.pdf
Download (195kB)
3. KATA PENGANTAR_compressed (12).pdf
Download (180kB)
4. DAFTAR ISI.pdf
Download (795kB)
5. BAB I.pdf
Download (481kB)
6. BAB II.pdf
Download (388kB)
7. BAB III.pdf
Download (203kB)
8. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
9. BAB V.pdf
Download (193kB)
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (368kB)
11. LAMPIRAN_compressed (26).pdf
Download (721kB)
Abstract
ABSTRAK
Oksigenasi menjadi kebutuhan utama yang dibutuhkan manusia untuk proses metabolisme tubuh, jika kebutuhan oksigenasi tidak terpenuhi dapat menyebabkan kematian. CHF merupakan suatu kondisi medis dimana jantung tidak dapat memompa cukup darah ke seluruh tubuh sehingga jaringan tubuh yang membutuhkan oksigen dan nutrisi tidak terpenuhi dengan baik. Angka kejadian penyakit kardiovaskular tahun 2021 diperkirakan sebanyak 17,9 juta meninggal karena penyakit kardiovaskular. Berdasarkan data di RSUD dr. A. Dadi Tjokrodipo pada Desember 2024 sampai Januari 2025 terdapat 43 orang pasien CHF di ruang siger. Tujuan penulisan ini adalah menggambarkan asuhan keperawatan pada pasien CHF. Metode asuhan keperawatan ini studi kasus, subyek asuhan keperawatan adalah satu pasien dengan masalah CHF, instrumen pengumpulan data menggunakan format pengkajian keperawatan medikal bedah dan alat pemeriksaan fisik oximeter dan tensimeter. Hasil pengkajian didapatkan pasien mengeluh sesak napas, pernapasan cuping hidung, penggunaan otot bantu napas, bunyi ronkhi, dan pasien batuk berdahak. Sehingga diagnosa keperawataan yang diambil yaitu Pola Napas Tidak Efektif (D.0005) dan diberikan intervensi dan implementasi Manajemen Jalan Napas (I.01011) yaitu dengan monitor pola napas, monit or bunyi napas tambahan, monitor sputum, pertahankan kepatenan jalan napas, memposisikan semifowler, berikan minum hangat, mengajarkan teknik batuk efektif, kolaborasi pemberian oksigen, kolaborasi pemberian bronkodilator. Setelah dilakukan tindakan keperawatan 3 hari tujuan teratasi sebagian ditandai dengan sesak berkurang dan saturasi oksigen telah normal. Penulis menyarankan pasien untuk melakukan aktivitas secara bertahap untuk mengurangi sesak.
Kata Kunci: Asuhan Keperawatan, CHF, Oksigenasi
Referensi: 29 (2015-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RG Gynecology and obstetrics R Medicine > RJ Pediatrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Keperawatan > Poltekkes Tanjungkarang Program Studi DIII Keperawatan |
| Depositing User: | ruang baca Keperawatan |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 01:31 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 01:31 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9104 |
