BAROKAH, THALIA (2025) PERBEDAAN PEMBERIAN PERMAINAN MOZAIK TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK UMUR 48-59 BULAN DI TK KASIH IBU DESA SUMBERAGUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG.
LEMBAR SAMPUL.pdf
Download (37kB)
ABSTRAK.pdf
Download (14kB)
KATA PENGANTAR_compressed - 2026-02-19T085859.467.pdf
Download (795kB)
DAFTAR ISI.pdf
Download (178kB)
BAB I.pdf
Download (140kB)
BAB II.pdf
Download (331kB)
BAB III.pdf
Download (151kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (271kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (240kB)
LAMPIRAN_compressed - 2026-02-19T090107.265.pdf
Download (308kB)
Abstract
ABSTRAK
Anak memiliki beberapa aspek perkembangan yang dapat dikembangkan sejak dini, salah satu aspek perkembangan tersebut yaitu kemampuan motorik halus. Gangguan pada perkembangan motorik halus dapat menyebabkan anak mengalami kesulitan belajar.
Tujuan penelitian ini untuk diketahui adanya perkembangan motorik halus sebelum dan sesudah diberikan permainan mozaik. Dan diketahuinya perbedaan pemberian permainan mozaik terhadap perkembangan motorik halus anak usia 48-59 bulan di TK Kasih Ibu Desa Sumberagung Kecamatan Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan.
Metode penelitian yaitu kuantitatif dengan rancangan pre eksperimen one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelompok belajar (KB) umur 48-59 bulan di TK Kasih Ibu Desa Sumberagung. Penelitian ini menggunakan total sampel yaitu 20 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat (uji t-test).
Hasil penelitian ini diketahui bahwa sebelum diberikan intervensi permainan mozaik mayoritas responden masuk dalam kriteria mulai berkembang (MB) yaitu sebanyak 14 anak (70%). Sesudah diberikan intervensi permainan mozaik mayoritas responden dalam kriteria berkembang sangat baik (BSB) yaitu sebanyak 15 anak (75%). Kemudian, hasil diperkuat dengan uji t-test yang menunjukkan bahwa nilai (p-value) sebesar 0.000 ( p< 0.05). Hal tersebut menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah diberikan intervensi permainan mozaik.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa intervensi permainan mozaik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak usia 48-59 bulan di TK Kasih Ibu Desa Sumberagung Kabupaten Lampung Selatan. Disarankan pula bagi orangtua/wali dan pengelola TK untuk terus menerapkan permainan mozaik ini untuk mendukung perkembangan motorik halus anak.
Kata kunci : Permainan mozaik, anak usia dini, motorik halus
Daftar bacaan : 30 (2010-2023)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Divisions: | Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan > Poltekkes Tanjungkarang Jurusan Kebidanan Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan |
| Depositing User: | ruang baca Bidan |
| Date Deposited: | 20 Feb 2026 03:13 |
| Last Modified: | 20 Feb 2026 03:13 |
| URI: | http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/9062 |
